Kehadiran kendaraan bertipe Jeep dan Trooper kian marak di Banyuwangi. Jika boleh didata, total ada sekitar 200 Trooper yang tersebar di seluruh Banyuwangi. Keberadaan kendaraan tersebut sangat membantu wisatawan tujuan Ijen, Alas Purwo, Baluran, dan Sukamade.
Belakangan ini lalu lintas di sejumlah destinasi wisata dan titik penginapan di Banyuwangi ramai dengan kehadiran kendaraan bertipe Jeep 4X4, mulai dari Trooper hingga berbagai merek lainnya. Mobil-mobil ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati perjalanan menuju lokasi wisata dengan experience berbeda maupun untuk mengabadikan momen ketika berada tempat wisata yang dituju.
Fenomena kendaraan Jeep wisata ini semakin memperkaya wajah pariwisata Banyuwangi, yang tak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman berpetualang baru dengan kendaraan ikonik ala offroad.
Ramang, pemilik usaha wisata Banyuwangi Safari mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir minat wisatawan menggunakan kendaraan Jeep memang lagi tren baik lokal maupun mancanegara. “Banyak yang ingin merasakan experience baru, baik dalam adventure maupun sekadar berfoto dengan latar belakang mobil Jeep dipadu dengan pemandangan destinasi wisata yang dituju,” ujar pemilik penyedia jasa Jeep Banyuwangi Safari.
Menurutnya, komunitas Jeep di Banyuwangi kini semakin berkembang. Tercatat lebih dari 200 unit Jeep beroperasi di berbagai rute wisata yang berada di Banyuwangi yang terkenal akan keindahannya. “Khusus di wilayah kota sendiri, ada sekitar 30 sampai 45 unit yang aktif melayani wisatawan jadi jika ditotal seluruh wilayah banyuwangi ada lebih 200 kendaraan bertipe 4X4,” ungkap bendahara paguyuban Barong Jeep itu.
Harga sewa satu perjalanan wisata dengan Jeep bervariasi, tergantung jenis kendaraan, tujuan wisata, hingga kondisi medan. Sejumlah destinasi favorit yang kerap dituju wisatawan dengan Jeep antara lain Taman Wisata Alam Kawah Ijen, De Djawatan, hingga Sukamade.
“Harga paket wisata dengan Jeep bervariasi tergantung request para costumer, salah satu tempat wisata favorit dari wisatawan mancanegara di Banyuwangi adalah Sukamade yang terkenal ekstrem sekaligus indah perjalanannya, sehingga cocok dilalui dengan Jeep,” tambah Ramang.
Para penyedia jasa Jeep juga berupaya menjaga kenyamanan penumpang. Beberapa unit kendaraan sudah dilengkapi AC, modifikasi tempat duduk, hingga pembatasan kecepatan maksimal 80 km/jam demi keselamatan dan kenyamanan para wisatawan.
“Kami juga bekerja sama dengan pemandu wisata, fotografer, dan sopir profesional untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan yang ingin menikmati serta mendokumentasikan perjalanan mereka,” terangnya.
Ryan, salah satu sopir Jeep mengaku selalu mengutamakan kenyamanan penumpang di setiap perjalanan menuju tempat wisata yang berada di Banyuwangi. “Tadi (13/9) saya membawa rombongan dari Bank Jatim yang menyewa tujuh unit Trooper sekaligus untuk menuju ketempat wisata Baluran lengkap dengan pemandu wisata serta tim dokumentasi,” ungkapnya.
Ryan menambahkan, untuk menunjang kenyamanan para wisatawan yang menggunakan jasa kendaraan Jeep untuk menuju tempat wisata yang diinginkan, kami juga selalu memberikan perawatan rutin setiap kendaraan. “Kami biasanya melakukan perawatan rutin setelah dipakai nonstop untuk setiap unit Jeep. Kami juga melakukan peremajaan ketika dirasa dibutuhkan. Biasanya waktunya dalam 4 tahun sekali bertujuan untuk mengutamakan kenyamanan penumpang,” pungkasnya.
Salah satu pemilik Trooper, Ponco Setyo Utomo sangat mendukung dengan kehadiran kendaraan khusus menuju destinasi wisata dengan medan berat tersebut. Dia berharap teman-teman pelaku wisata bisa memanfaatkan kehadiran Jeep maupun Trooper. ”Soal SOP, teman-teman-teman sudah sangat paham. Mereka akan tetap menaati aturan, termasuk mengutaman safety untuk wisatawan,’’ kata owner Ponco Rent Car tersebut. (cw6/aif)
Editor : Sigit Hariyadi