Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gunung Raung Diserbu 529 Pendaki, Semua Pilih Jalur dari Banyuwangi

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 12 September 2025 | 15:42 WIB

Momen para pendaki berfoto di puncak Gunung Raung.
Momen para pendaki berfoto di puncak Gunung Raung.

RADARBANYUWANGI.ID - Pendakian Gunung Raung yang sempat ditutup saat erupsi, kembali dibuka pada Jumat (1/8).

Sejak dibuka itu, para pendaki dari berbagai daerah di Indonesia berdatangan untuk melihat puncak gunung tertingga ketiga di Jawa Timur itu.

Para pendaki banyak yang naik ke puncak Gunung Raung melalui jalur Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

Jumlah pendaki, naik drastis saat Hari Kemerdekaan RI dan long weekend Maulid Nabi Muhammad pada Selasa (2/9) sampai Sabtu (6/9). 

“Pada hari Kemerdekaan itu tanggal 10 sampai 19 Agustus ada 170 pendaki yang naik ke puncak Gunung Raung,” kata Kepala Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Dimas Wahyu Pramana.

Jumlah pendaki itu, terang dia, melonjak saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad.

Dalam lima hari saja, ada 359 pendaki yang menggapai puncak gunung tertinggi di Kabupaten Banyuwangi itu.

“Lebih ramai saat long weekend, hari kemerdekaan hingga kemarin, teman-teman guide dan porter tidak libur sama sekali,” ujarnya seraya menyebut jumlah itu dari empat base camp yang ada di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan. 

Para guide itu, jelas dia, rata-rata hanya istirahat sehari pasca pendakian.

Baru istirahat, selalu ada tamu yang harus diantar ke rimba gunung setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

Potret kondisi terbaru jalan menuju puncak Gunung Raung usai erupsi.
Potret kondisi terbaru jalan menuju puncak Gunung Raung usai erupsi.

“Untuk hari ini (kemarin) jumlahnya stabil, tergolong sudah sedikit berkurang kalau dibanding kemarin-kemarin,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Genteng. 

Menurut Dimas, para pendaki telah mendaftar jauh hari untuk mencapai puncak sejati.

Antusiasme calon pendaki Gunung Raung selama ini memang sangat tinggi.

Maka tidak heran, setelah dibuka ada ratusan pendaki berdatangan dan naik ke Gunung Raung.

“Sebelum dibuka sudah banyak pendaki yang booking. Angka itu untuk keseluruhan base camp yang ada di sini (Kalibaru),” katanya.

Dimas menyebut, bila jalur pendakian Gunung Raung tutup, berpengaruh terhadap pendapatan tour guide pendakian.

“Waktu tutup lebih dua pekan, para pendaki harus menahan keinginannya untuk naik gunung. Teman-teman (guide) juga harus cari masukan lain,” terangnya.

Editor : Agung Sedana
#kalibaru #gunung raung #banyuwangi