RADARBANYUWANGI.ID - Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, mulai diserbu wisatawan yang ingin menghabiskan libur akhir pekan ke Bali.
Meski belum signifikan, Jumat (5/9) jumlah kendaraan yang menyeberang melalui Ketapang sudah terlihat meningkat.
Dari data produksi ASDP Ketapang, hingga Jumat pagi (5/9) tercatat 20.311 penumpang, 1.391 kendaraan roda dua, 1.563 roda empat, 341 bus, dan 2075 truk yang menyeberang ke Bali. Jumlah tersebut meningkat dibanding sehari sebelumnya.
Pada Kamis (4/9) tercatat 17.459 penumpang, 1.339 roda dua, 1.502 roda empat, 238 truk, dan 2.439 truk.
"Sejak dini hari sudah terjadi peningkatan kendaraan, terutama dari arah Surabaya yang akan menyeberang ke Bali," kata Humas PT ASDP Ketapang, Jonathan Febrian.
Meski terjadi peningkatan kendaraan, arus lalu lintas masih terbilang lancar. Apalagi, jalur dari arah Gumitir sudah dibuka. Sehingga tidak semua kendaraan logistik menggunakan jalur utara. "Tadi ada antrean tapi tidak sampai ke toll gate," imbuhnya.
Koordinator Pelayanan Balai Pengelola Transportasi Darat (Krsatpel BPTD) Wilayah Kerja Ketapang Bayu Kusumo Nugroho mengatakan, situasi Pelabuhan Ketapang terpantau ramai dan lancar hingga siang.
Tidak ada kemacetan yang signifikan dari arah utara menuju pelabuhan. Kondisi menandakan arus lalu lintas berjalan normal.
Bayu menambahkan, 27 kapal dioperasikan dengan pola delapan trip. Sebanyak 19 kapal ditempatkan di dermaga MB, sementara delapan kapal sisanya beroperasi di dermaga LCM.
Termasuk dua kapal dari PT Raputra Jaya, yaitu KMP Tunu Pratama Jaya 3888 dan Tunu Pratama Jaya 5888.
Berdasarkan data dari BMKG, kondisi cuaca di Selat Bali sangat mendukung pelayaran dengan langit cerah.
Angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan 14 knot, dan gelombang laut setinggi 0,3 meter.
”Jarak pandang mencapai 10 km, memastikan seluruh aktivitas penyeberangan berjalan aman dan lancar,’’ kata Bayu. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin