RADARBANYUWANGI.ID - Pernah dengar soal Air Terjun Tumpak Sewu? Buat pecinta alam dan petualangan, nama ini pasti sudah nggak asing lagi.
Air terjun yang ada di Jawa Timur ini lagi hits banget karena pemandangannya yang luar biasa cantik.
Bayangin aja, ratusan aliran air jatuh bareng-bareng dari tebing tinggi, kelihatan kayak tirai putih raksasa.
Nggak heran banyak orang bilang kalau Tumpak Sewu adalah salah satu air terjun paling keren di Indonesia.
Air Terjun Tumpak Sewu, atau sering juga disebut Coban Sewu, jadi salah satu hidden gem keren di Jawa Timur yang wajib banget kamu kunjungi.
Lokasinya ada di perbatasan Lumajang dan Malang, tepatnya di Desa Sidomulyo dan Desa Sidorenggo.
Namanya sendiri unik, “Tumpak Sewu” dalam bahasa Jawa artinya “seribu air terjun” , pas banget buat menggambarkan aliran airnya yang jatuh kayak tirai besar berjajar.
Bayangin aja, air terjun setinggi 120 meter dengan aliran yang berasal langsung dari Sungai Glidih di lereng Gunung Semeru.
Dari jauh aja sudah kelihatan megah, apalagi kalau berdiri pas di bawahnya. Suara deras air bercampur kabut tipis bikin suasana makin dramatis dan bikin siapa pun betah lama-lama di sini.
Kalau dilihat dari atas, Tumpak Sewu kayak mangkuk raksasa dengan dinding hijau yang dipenuhi ribuan aliran air.
Banyak traveler bahkan bilang kalau pemandangan ini termasuk yang paling keren di Indonesia.
Ada juga yang menjulukinya sebagai air terjun terbaik, karena view dari bawah benar-benar bikin merinding saking megahnya.
Tapi perlu diingat, jalan menuju dasar air terjun ini nggak gampang. Kamu harus turun lewat jalur setapak yang lumayan curam, licin, dan butuh tenaga ekstra.
Waktu tempuhnya sekitar 45 menit sampai 1 jam. Capek sih, tapi semua itu langsung terbayar begitu sampai di bawah. Rasanya kayak masuk ke dunia lain.
Soal tiket masuk, tenang aja, harganya super ramah di kantong. Cukup Rp10.000 buat lihat air terjunnya, dan kalau mau sekalian ke Goa Tetes tinggal nambah sekitar Rp5.000.
Jam buka biasanya dari pagi sampai sore, jadi paling enak datang pagi biar bisa puas menikmati suasana tanpa buru-buru.
Untuk sampai ke lokasi, dari Malang butuh sekitar 2 jam perjalanan, sementara dari Surabaya bisa 4 jam lebih.
Banyak yang nyaranin pakai kendaraan pribadi atau sewa mobil plus driver biar lebih nyaman. Selain itu, cara ini juga ikut bantu perekonomian warga sekitar.
Karena makin hits, Tumpak Sewu sering disebut-sebut sebagai “Niagara-nya Indonesia”. Selain megah, momen sinar matahari yang menembus kabut air bikin tempat ini fotogenik banget.
Cocok banget buat kamu yang doyan hunting foto alam atau sekadar buat stok feed Instagram.
Singkatnya, Tumpak Sewu bukan cuma soal lihat air jatuh dari ketinggian. Lebih dari itu, kamu bakal dapet pengalaman petualangan seru, pemandangan spektakuler, plus suasana alam yang bikin adem.
Jadi kalau ada rencana jalan-jalan ke Jawa Timur, jangan lupa masukin Air Terjun Tumpak Sewu ke daftar destinasi wajib kamu!
Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin