Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hutan Pinus Songgon: Panaroma Alpen di Ujung Timur Pulau Jawa

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Selasa, 19 Agustus 2025 | 22:35 WIB

ILUSTRASI Hutan Pinus Songgon: Swiss nya Banyuwangi
ILUSTRASI Hutan Pinus Songgon: Swiss nya Banyuwangi

RADARBANYUWANGI.ID - Hutan Pinus Songgon, Panaroma Alpen di ujung timur Pulau Jawa, sebut saja Swiss nya Banyuwangi.

Hutan yang bukan sekedar pepohonan, tapi juga menyuguhkan keindahan alamnya bak lukisan hutan pinus yang rimbun, udara pegunungannya yang masih sejuk, aliran sungainya yang masih jernih, menciptakan keheningan.

Menghadirkan suasana Alpen di tanah Jawa. Hutan Pinus merupakan destinasi wisata yang bersahabat dan berbasis alam.

Swiss ala Banyuwangi yang letaknya di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Menawarkan keindahan seperti di Eropa, yang letaknya di kaki Gunung Raung.

Awal mulanya tempat ini dijadikan sebagai kawasan hutan pinus dan dikelola oleh Perhutani dan masyarakat. Kemudian, mulai dikelola untuk destinasi wisata pada tahun 2016, berkat inisiatif pemerintah dan dibantu oleh rakyat disana.

Namanya "Swiss" diambil karena pemandangan alamnya yang mirip dengan pegunungan Alpen di Swiss. Sungai yang mengalir disana, yaitu Sungai Badeng yang menambah suasana menjadi semakin mirip Eropa.

Salah satu yang menarik perhatian memanglah Sungai Badeng. Aliran sungainya yang jernih dan bersih, seringkali digunakan untuk berbagai aktivitas wisata seperti rafting, tubing, dan hanya sekedar bermain air.

Spot di pinggir sungai dapat digunakan sebagai tempat piknik, hammock, serta spot foto yang cocok untuk di story kan. Selain itu, di beberapa titik wilayahnya dapat menjadi tempat untuk camping ground yang nyaman, sambil menikmati gemricik aliran sungai.

Hutan Pinus Songgon, merupakan destinasi wisata yang mudah dijangkau, letaknya yang cukup strategis, untuk mencapainya membutuhkan waktu sekitar 30 - 45 menit saja, jika ditempuh dari pusat kota Banyuwangi.

Akses jalannya yang mudah dan sudah cukup baik. Dengan biaya masuk yang sangat terjangkau harganya, cukup membayar Rp5.000 per orang, tetapi tergantung pada fasilitas yang akan digunakan. Disediakan fasilitas umum seperti toilet, mushola, warung, dan tempat parkir untuk beberapa kendaraan.

Pemerintah setempat dan pengelola wisata alam, menggalakkan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya.

Dikhususkan untuk para pengunjung, terutama yang bepergian kesana dalam keadaan membawa barang atau makanan dari luar, dihimbau untuk membuang sisa sampah ke tempat yang sudah disediakan.

Upaya ini bukan sekedar mengingatkan tetapi juga menyadarkan bahwa perilaku tersebut membawa dampak besar bagi ekosistem lingkungannya.

Selain pemandangannya, ternyata Hutan Pinus cocok digunakan sebagai tempat edukasi.

Terdapat program yang dapat dipelajari semua kalangan disana, beberapa diantaranya adalah edukasi tentang pengolahan getah pinus, konservasi air, dan pengelolaan kebun sayur organik disekitar lokasi.

Upaya ini dapat melibatkan petani dan masyarakat yang ada untuk melestarikannya dalam pemberdayaan ekonomi.

Hutan Pinus Songgon bak Swiss memang bukan sekedar menyuguhkan keindahan alam yang menarik, tetapi menjadi tempat bermanfaat bagi beberapa orang yang datang berkunjung.

Dengan tiket yang sangat terjangkau harganya, sudah dapat menikmati beberapa aktivitas wisata. Suasana hening tetapi nyaman? Pinus Songgon solusi terbaik!


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi

Editor : Ali Sodiqin
#hutan pinus #songgon #swiss #sungai badeng