Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rahasia Keindahan Labuan Bajo yang Bikin Turis Mancanegara Ketagihan Datang

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 17 Agustus 2025 | 15:00 WIB

Labuan Bajo
Labuan Bajo

RADARBANYUWANGI.ID - Labuan Bajo itu ibarat gerbang menuju surga di Timur Indonesia. Letaknya di ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, kota kecil ini adalah ibu kota Kabupaten Manggarai Barat.

Dulunya hanya dikenal sebagai kampung nelayan yang tenang, tapi sekarang sudah berubah menjadi destinasi wisata kelas dunia.

Setiap tahunnya, ribuan turis dari dalam dan luar negeri mampir ke sini buat menikmati keindahan alam dan petualangan seru di timur Nusantara.

Nama “Labuan Bajo” mempunyai arti yang cukup jelas. “Labuan” berarti pelabuhan, sementara “Bajo” adalah nama salah satu suku laut yang terkenal jago berlayar dan hidup berpindah-pindah di atas perahu.

Pada saat itu, tempat ini memang jadi pelabuhan tradisional sekaligus kampung bagi para nelayan Bajo yang kesehariannya tak lepas dari laut.

Seiring waktu, suasana Labuan Bajo berubah. Dari yang awalnya hanya pelabuhan kecil dengan aktivitas sederhana, kini pelan-pelan berubah menjadi salah satu destinasi wisata ekowisata terbaik di Indonesia, tempat di mana alam, laut, dan budaya berpadu jadi daya tarik yang nggak ada duanya.

Salah satu alasan orang jatuh cinta dengan Labuan Bajo adalah lokasinya yang deket sekali dengan Taman Nasional Komodo, reptil purba raksasa yang cuma ada di sini. Tak hanya itu, laut di sekitarnya juga cocok untuk diving dan snorkeling.

Ada Manta Point yang bikin kamu bisa berenang bareng pari manta raksasa, sampai Pink Beach yang punya pasir cantik berwarna merah muda. Air disana jernih, terumbu karangnya masih sehat, dan kehidupan bawah lautnya warna-warni, akan betah banget kalau udah nyemplung kesana.

Bukan cuma dunia bawah lautnya yang keren, daratan di sekitar Labuan Bajo juga nggak kalah memukau.

Salah satu yang paling hits adalah Pulau Padar, tempat kamu bisa melihat tiga teluk dengan warna pasir yang unik yaitu pasir putih, hitam, dan ada juga yang pink.

Pemandangannya akan terasa makin magis jika datang waktu matahari terbit atau terbenam. Selain itu, ada Goa Batu Cermin yang dindingnya bisa berkilau ketika cahaya masuk, efek dari kandungan garam dan jejak fosil laut purba yang tersimpan di sana.

Pariwisata yang semakin ramai membuat Labuan Bajo sekarang punya Bandara Internasional Komodo (kode IATA: LBJ) sebagai pintu masuk utama.

Dari sini, kamu bisa langsung terbang dari Jakarta, Surabaya, atau Denpasar. Tak hanya itu, ada juga penerbangan internasional yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Singapura, jadi wisatawan luar negeri pun gampang banget untuk datang.

Labuan Bajo sekarang masuk ke daftar lima destinasi wisata “super prioritas” di Indonesia. Yaitu, pemerintah sedang serius mengembangkan tempat ini, mulai dari membangun infrastruktur, promosi besar-besaran, sampai menambah fasilitas agar turis makin nyaman. Tapi, perkembangan yang pesat ini juga bawa PR besar.

Berjalannya waktu, Labuan Bajo terkenal sebagai “New Bali”, destinasi alternatif yang punya pesona alam dan budaya khasnya sendiri.

Pemerintah bersama berbagai pihak sedang giat mendorong konsep pariwisata berkelanjutan, mulai dari ngatur lingkungan, membatasi jumlah kunjungan, sampai ngasih edukasi untuk warga dan turis.

Kalau semua ini berhasil, Labuan Bajo tak hanya jadi bintang di dunia pariwisata, tapi juga bisa jadi contoh keren bagaimana wisata dan pelestarian alam budaya bisa saling berdampingan.


Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi

Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#Nusa Tenggara Timur (NTT) #labuan bajo #manggarai #taman nasional komodo