RADARBANYUWANGI.ID – Angkutan kota (angkot) di Jember tak melulu soal transportasi murah meriah.
Kini, warga bisa memilih antara angkot gratis bertarif nol rupiah atau “angkot sultan” dengan fasilitas mewah.
Keduanya hadir sebagai inovasi dalam meningkatkan layanan transportasi publik di Kota Tembakau.
Salah satu angkot yang cukup legendaris di Jember adalah “Lin Kuning”. Angkot berwarna kuning cerah ini bahkan pernah digratiskan oleh Pemerintah Kabupaten Jember pada tahun 2022.
Program tersebut berlaku pada hari kerja, Senin hingga Sabtu, pada dua sesi waktu: pagi (05.30–08.30) dan siang (13.00–16.00).
“Waktu itu sangat membantu. Saya kerja pagi dan anak sekolah bisa hemat ongkos,” ujar Nur, warga Banyuwangi yang pernah menikmati fasilitas gratis Lin Kuning.
Program ini bertujuan mengurangi beban pengeluaran warga serta menekan angka kemacetan, terutama di jam sibuk.
Namun, karena bersifat temporer, masyarakat disarankan mengecek ulang apakah layanan gratis ini masih berlaku atau tidak melalui dinas terkait atau media sosial resmi pemerintah.
Tak hanya Lin Kuning, Jember kini punya “Angkot Sultan”, yang menghadirkan nuansa berbeda dalam transportasi publik.
Dengan interior mewah, kursi empuk, lampu hias, dan fasilitas karaoke, angkot ini jadi primadona baru, terutama bagi kalangan muda dan wisatawan.
“Tarifnya Rp 5.000 untuk umum, Rp 10.000 untuk penumpang wisata. Tapi pengalaman naiknya beda. Bisa karaoke, bisa santai. Rasanya kayak bukan naik angkot,” kata Ali, salah satu penumpang yang mencoba Angkot Sultan saat akhir pekan.
Untuk saat ini, baru ada dua unit Angkot Sultan yang beroperasi di dua rute utama: Kampus – Terminal Tawang Alun dan Terminal Arjasa – Terminal Tawang Alun.
Namun, komunitas pengelola Angkot Sultan berencana memodifikasi lebih banyak unit dalam waktu dekat.
Tak hanya jadi alat transportasi, Angkot Sultan juga dimanfaatkan sebagai angkutan wisata keliling kota Jember.
Bahkan, interiornya dihiasi pajangan produk UMKM lokal, menjadikannya semacam etalase berjalan yang ikut mendongkrak promosi produk warga.
Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan angkot wisata, masyarakat bisa menghubungi Instagram @angkutanwisatajember.
Sementara itu, bagi wisatawan yang ingin menjelajah ke Pantai Papuma dan sekitarnya, tersedia juga angkutan perintis/KSPN dari Terminal Tawang Alun menuju Andongrejo dan Payangan, yang jadi akses utama ke destinasi wisata populer tersebut.
Dengan hadirnya ragam moda angkutan kota ini, Jember tak hanya makin ramah mobilitas, tapi juga makin kreatif dalam merancang transportasi publik yang humanis dan atraktif. (*)
Editor : Ali Sodiqin