RADARBANYUWANGI.ID – Warga Jember kini makin mudah bepergian ke berbagai penjuru kota.
Terminal Tawang Alun tak hanya menjadi pusat aktivitas bus antarkota, tapi juga simpul utama angkutan kota (angkot) dan angkutan pedesaan.
Setidaknya ada tujuh trayek utama angkot yang aktif melayani penumpang dari terminal tersebut.
Jalur angkot ini menghubungkan Tawang Alun ke berbagai wilayah seperti Arjasa, Universitas Jember, Perumnas Patrang, hingga Pakusari.
Tak hanya itu, kawasan pedesaan seperti Sukorambi, Panti, Rambipuji, hingga Balung juga dijangkau lewat layanan angkutan pedesaan yang beroperasi dari terminal.
“Jalur angkot di Jember ini sebenarnya cukup strategis karena melewati jalan-jalan utama seperti Gajahmada, Mawar, dan A. Yani,” terang Bambang, salah satu sopir angkot trayek Tawang Alun – Pakusari, Jember.
Baca Juga: Mulai Kamis! Jalur Gumitir Ditutup, Rute Bus dan Kereta Diubah? Cek Info Terbarunya!
Berikut beberapa trayek angkot populer di Jember:
- Tawang Alun – Arjasa
Melewati Jalan Gajahmada, Jalan Wijayakusuma, Jalan M. Sroedji, dan berakhir di Arjasa. - Tawang Alun – Perumnas Patrang
Melalui Jalan Gajahmada, Jalan Mawar, dan Jalan Nusa Indah menuju Perumnas Patrang. - Tawang Alun – Pakusari
Trayek ini melintasi Jalan Gajahmada, Jalan A. Yani, Jalan Panjaitan, hingga Jalan S. Parman sebelum sampai ke Pakusari. - Tawang Alun – Universitas Jember
Mahasiswa kerap menggunakan trayek ini yang melewati Jalan Gajahmada dan Jalan Mastrip.
Selain trayek utama, terdapat pula angkot dan angkutan pedesaan yang melayani rute ke berbagai terminal sekunder seperti Terminal Arjasa, Terminal Pakusari, dan Terminal Ajung.
Baca Juga: Gumitir Ditutup Total Mulai Kamis, Ini Analisa BBPJN Jatim-Bali Soal Risiko dan Rencana Mitigasi
Layanan ini penting untuk warga di wilayah pinggiran maupun mahasiswa yang tinggal di luar pusat kota.
Namun, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan informasi terbaru mengenai trayek, karena beberapa jalur bisa mengalami penyesuaian sesuai kondisi lalu lintas dan kebijakan daerah.
“Kadang ada perubahan, apalagi kalau ada perbaikan jalan atau acara besar di kota. Tapi sopir dan petugas biasanya langsung beri tahu penumpang,” tambah Bambang.
Dengan sistem angkutan kota yang semakin tertata dan terhubung, mobilitas warga Jember kian efisien dan nyaman.
Tak perlu lagi bingung cari kendaraan, cukup naik angkot dari Tawang Alun, hampir semua tujuan bisa dijangkau. (*)
Editor : Ali Sodiqin