Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Nostalgia Kelas Bisnis Kereta Api, Dihapus di Jawa, Masih Eksis di Sumatera

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 17 Juli 2025 | 22:07 WIB
KAI resmi hapus kelas bisnis di Pulau Jawa.
KAI resmi hapus kelas bisnis di Pulau Jawa.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengakhiri layanan kereta kelas bisnis di Pulau Jawa.

Per tanggal 15 Juli 2025, dua kereta terakhir yang masih mengoperasikan kereta kelas bisnis yaitu KA Gumarang (Surabaya Pasarturi–Pasar Senen PP) dan KA Tegal Bahari (Pasar Senen–Tegal PP) resmi bertransformasi menggunakan rangkaian New Generation Stainless Steel.

Langkah ini menjadi simbol berakhirnya era panjang kelas bisnis yang telah eksis lebih dari empat dekade.

Kenyamanan dan Teknologi Baru dalam Satu Perjalanan

Rangkaian baru yang digunakan KAI menggabungkan kereta kelas Eksekutif dan Ekonomi New Generation.

Dibandingkan dengan kereta kelas bisnis lama, kereta ini menawarkan berbagai peningkatan dari sisi kenyamanan dan teknologi.

Fasilitas yang kini tersedia meliputi kursi ergonomis dengan ruang kaki lebih luas dan footrest individual, Passenger Information Display System (PIDS) untuk informasi perjalanan real-time, hingga pintu elektrik otomatis yang dilengkapi peredam suara, menciptakan suasana kabin lebih tenang.

Tidak hanya itu saja, adapula stop kontak dan port USB di setiap kursi, bodi stainless steel tahan korosi dan lebih ringan, serta bogie tipe K10 yang mendukung kecepatan hingga 120 km/jam.

Transformasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang KAI untuk menghadirkan layanan transportasi yang modern, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

Investasi Besar untuk Kereta Masa Depan

Sebagai wujud keseriusan dalam modernisasi, KAI mengucurkan investasi senilai Rp14,87 triliun untuk pengadaan sarana perkeretaapian dari PT Industri Kereta Api (INKA).

Sebanyak Rp5,5 triliun di antaranya dialokasikan khusus untuk menghadirkan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation hingga 2026.

Per Juli 2025, sudah terdapat 31 rangkaian (336 unit kereta) yang mulai beroperasi di Pulau Jawa. Selain pengadaan baru, modifikasi kereta lama juga dilakukan melalui Balai Yasa Manggarai.

Hingga awal Juli 2025, sebanyak 93 unit kereta berhasil dimodifikasi menjadi versi New Generation.

Kelas Bisnis di Antara Nostalgia dan Realita

Kelas bisnis selama ini menjadi “jembatan” antara kelas ekonomi dan eksekutif, dengan kapasitas 64 tempat duduk dalam formasi 2-2 dan sandaran yang bisa diatur.

Kereta ini menawarkan kenyamanan lebih dengan harga menengah, menjadikannya primadona bagi banyak penumpang sejak era 1980-an.

Namun seiring dengan penyederhanaan layanan dan peningkatan kualitas di kelas ekonomi, kelas bisnis secara bertahap dihapus.

Meskipun demikian, KAI menyatakan masih membuka peluang untuk menghadirkan kembali kelas bisnis dalam momen tertentu seperti Lebaran atau Nataru melalui perjalanan fakultatif.

Tak Hanya Gumarang dan Tegal Bahari, Pangrango Juga Naik Kelas

Modernisasi juga menjangkau layanan lokal. KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi yang kini menggunakan kereta ekonomi New Generation turut mengalami penyesuaian tarif dari Rp45.000 menjadi Rp55.000 mulai 1 Agustus 2025.

Meski mengalami kenaikan, fasilitas AC, layanan digital, dan jadwal yang lebih konsisten membuatnya tetap kompetitif.

Volume penumpang KA Pangrango yang mencapai 791.388 orang selama Januari–Juli 2025 menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap peningkatan kualitas ini.

Modernisasi Kereta, Modernisasi Pengalaman

Transformasi ini bukan sekadar penggantian rangkaian, tapi langkah besar KAI dalam memperkuat industri perkeretaapian nasional.

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi dalam pengadaan kereta turut mendorong pertumbuhan industri lokal.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyatakan bahwa transformasi layanan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang KAI dalam memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan mendukung industri nasional. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Kereta New Generation #Kelas Bisnis #KAI #Kereta Api