RADARBANYUWANGI.ID - Salah satu destinasi wisata andalan Banyuwangi, Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, kembali diserbu wisatawan pada libur panjang akhir pekan.
Selama tiga hari terakhir, yakni sejak Jumat (30/5) sampai kemarin (1/6), lebih dari 3.600 wistawan mengunjungi tempat wisata yang tersohor dengan fenomena api biru (blue fire) yang menawan tersebut.
Pengelola TWA Kawah Ijen mencatat, sebanyak 1.014 wisatawan berkunjung ke destinasi itu kemarin.
Perinciannya, wisatawan lokal sebanyak 773 orang dan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 241 orang.
Sedangkan pada Sabtu (31/5), total pengunjung Ijen sebanyak 1.314 orang. Terdiri dari 1.009 wisatawan lokal dan 305 turis asing.
Sehari sebelumnya, yakni Jumat (30/5), jumlah pengunjung TWA Kawah Ijen tembus 1.329 orang.
Angka ini terdiri dari 956 wisatawan lokal dan 273 wisatawan asing. Jika dikalkulasi, hanya dalam tempo tiga hari, TWA Kawah Ijen dikunjungi 3.657 wisatawan.
Salah satu pemandu wisata di TWA Kawah Ijen Wahyu mengatakan, meskipun jumlah pengunjung kemarin lebih sedikit dibandingkan dua hari sebelumnya, kondisi jalur pendakian tetap padat.
“Karena mayoritas pengunjung datang secara berkelompok dan memadati jalur sejak dini hari,” ujarnya.
Akif, salah satu wisatawan asal Jember mengaku memanfaatkan momen libur nasional untuk berkunjung ke Kawah Ijen.
“Saya datang ke Ijen mumpung hari libur. Walaupun sudah memprediksi bakal ramai, tetapi saya tetap antusias datang untuk melihat blue fire,” kata duia.
Kepala Seksi V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Timur Dwi P. Sugiarto mengaku sudah mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang.
Pihak KSDA telah melakukan berbagai langkah strategis untuk para wisatawan yang akan berlibur ke Ijen.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan Polsek Licin, Koramil, Kecamatan Licin, Pemerintah Desa Tamansari, serta pelaku usaha wisata untuk menangani lonjakan kunjungan di Ijen,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga telah memasang rambu-rambu larangan parkir di area Paltuding guna mengantisipasi kemacetan. Pihaknya memperkuat penanganan sampah untuk menjaga kebersihan kawasan.
Pembinaan terhadap pelaku jasa wisata di Ijen juga terus dilakukan agar pelayanan kepada wisatawan semakin optimal. (cw6/sgt)
Editor : Lugas Rumpakaadi