RADARBANYUWANGI.ID – Selama libur panjang Hari Raya Waisak, sebanyak 69.948 wisatawan memadati berbagai destinasi wisata di Banyuwangi.
Jumlah tersebut tercatat selama empat hari yang dimulai Sabtu (10/5) hingga Selasa (13/5).
Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi menunjukkan, wisatawan nusantara mendominasi dengan 68.687 orang, sedangkan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 1.261 orang.
Salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi adalah hutan trembesi ikonik di Kecamatan Cluring, De Djawatan.
Selama empat hari libur, kawasan ini dikunjungi oleh 8.776 wisatawan, menjadikannya destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi.
Sedangkan di peringkat kedua ada Pantai Boom Marina yang dikunjungi 8.726 wisatawan, lalu Pulau Merah dengan kunjungan 7.336 wisatawan, Banyuwangi Park 7.225 wisatawan, dan Kawah Ijen yang dikunjungi 4.917 wisatawan.
Tingginya angka kunjungan ini membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata Banyuwangi.
Angka tersebut juga menegaskan posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata favorit selama momen libur nasional.
Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Banyuwangi Ainur Rofiq mengungkapkan bahwa lonjakan ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam peningkatan kualitas layanan dan promosi wisata.
”Kami terus berbenah dan berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik. Selain itu, koordinasi dengan lintas sektor kami lakukan demi menjaga kenyamanan dan keamanan para pengunjung,” ujarnya.
Tingginya angka kunjungan juga berdampak langsung pada ekonomi lokal. Pelaku usaha kuliner, toko oleh-oleh, hingga pemandu wisata merasakan peningkatan omzet secara signifikan.
Dengan pencapaian ini, sektor pariwisata Banyuwangi kembali membuktikan daya tarik dan potensi besarnya.
”Pemerintah daerah berharap tren positif ini terus berlanjut seiring dengan peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur wisata,” tandasnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin