Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemprov DKI Jakarta Bahas Rencana Perluasan Jalur MRT ke Tangerang Selatan

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 1 Mei 2025 | 15:35 WIB
MRT Jakarta memperpanjang waktu operasional saat Jakarta International Marathon, Minggu (23/6).
MRT Jakarta memperpanjang waktu operasional saat Jakarta International Marathon, Minggu (23/6).

RadarBanyuwangi.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji rencana ekspansi jaringan MRT ke wilayah Tangerang Selatan sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi terpadu di kawasan Jabodetabek.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, pada Rabu (30/4).

“Iya, sekarang ini memang kita mulai pembahasan untuk perluasan MRT. Setelah jalur Utara-Selatan relatif hampir selesai, kemudian Barat-Timur sudah dimulai, maka ekspansi ke Tangerang Selatan sangat diperlukan,” ujar Pramono.

Kolaborasi Antarwilayah Menuju Mobilitas Terintegrasi

Gubernur Pramono juga menyebut bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Gubernur Banten, Andra Soni, terkait rencana ini dan mendapatkan sambutan positif dari Pemerintah Provinsi Banten.

Dalam upaya mendorong realisasi proyek, Pemprov DKI membuka opsi kerja sama, termasuk kemungkinan keterlibatan Pemprov Banten sebagai pemegang saham dalam proyek perluasan MRT tersebut.

“Jika Pemerintah Provinsi Banten memiliki kemampuan dan komitmen untuk ikut serta dalam pembiayaan, kami sangat terbuka,” tambah Pramono.

Dukungan Penuh dari PT MRT Jakarta

Sebelumnya, PT MRT Jakarta telah menanggapi positif wacana perpanjangan jalur MRT ke Tangerang Selatan.

Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pengembangan transportasi berbasis rel ini ke wilayah penyangga ibu kota.

Menurut Tuhiyat, hadirnya jalur MRT ke Tangsel akan meningkatkan interkoneksi antarkota, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

“Kehadiran jalur perpanjangan akan memperkuat sistem transportasi publik Jabodetabek secara keseluruhan. Ini akan menjadi langkah strategis dalam menciptakan mobilitas yang berkelanjutan,” jelas Tuhiyat.

Kendala Utama: Skema Pendanaan

Meski rencana ini mendapatkan banyak dukungan, tantangan utama terletak pada aspek pendanaan.

Tuhiyat menuturkan bahwa tidak semua daerah memiliki kapasitas pembiayaan sekuat DKI Jakarta.

Sebelumnya, pihak MRT Jakarta juga sempat melakukan penjajakan dengan mantan Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, serta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Namun, hingga kini proyek perpanjangan jalur tersebut masih tertahan di tahap awal perencanaan akibat belum tersedianya skema pendanaan yang konkret.

Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Pengembangan transportasi massal lintas wilayah membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota/kabupaten.

Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi antarlembaga, ekspansi jalur MRT ke Tangerang Selatan dapat menjadi solusi jangka panjang terhadap masalah kemacetan dan polusi udara di wilayah Jabodetabek.

Jika terealisasi, jalur ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mempercepat waktu tempuh antarkota, serta memperkuat sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan ramah lingkungan. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#mrt jakarta #tangerang selatan #Pemprov DKI Jakarta