RADARBANYUWANGI.ID - Pengembangan Pelabuhan Boom Banyuwangi tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan publik, tetapi juga berperan penting dalam menumbuhkan ekonomi daerah dari berbagai sektor.
Dengan adanya layanan kapal cepat yang direncanakan beroperasi pada Juni 2025, diharapkan dapat menarik wisatawan mancanegara dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kehadiran kapal cepat ini akan memberikan dampak positif bagi pendapatan daerah, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta sektor perhotelan.
"Selain itu, dengan hadirnya layanan kapal cepat ini, bisa membawa wisatawan mancanegara masuk ke Banyuwangi sehingga ekonomi tumbuh pesat," ungkapnya.
Pelabuhan Boom Banyuwangi, yang merupakan salah satu dari tujuh pelabuhan pengumpan regional di Jawa Timur, telah mengalami pengembangan signifikan.
Pemprov Jatim telah membangun dermaga pelra sepanjang 600 meter, dermaga cruise, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya seperti rumah dinas, masjid, dan lapangan parkir.
Selain itu, solusi untuk masalah sedimentasi di pelabuhan juga telah diterapkan melalui pembangunan breakwater.
Gubernur Khofifah juga meninjau persiapan operasional pelayaran kapal cepat rute Banyuwangi-Denpasar, yang akan bersandar di Pelabuhan Serangan.
"Menjelang operasional Juni 2025 mendatang, saya datang ke sini melihat kelengkapan apa yang diperlukan. Dan tadi khusus untuk ruang tunggu, saya minta agar desain dengan nuansa Banyuwangi disiapkan dan dikuatkan di sini," jelasnya.
Kapal yang akan beroperasi memiliki panjang 70 meter dan lebar 5 meter, mampu menampung hingga 300 penumpang dengan estimasi waktu pelayaran sekitar 2,5 jam.
"Sudah disiapkan satu kapal untuk menjajaki respon pasar. Kalau respon pasar bagus, akan ditambah kapalnya," tambah Khofifah.
Baca Juga: Tarif Kapal Cepat Express Bahari Rute Situbondo dan Madura. Dewasa, Anak-Anak dan Bayi Beda Harga
Dengan pengembangan ini, diharapkan operasional pelayanan di Pelabuhan Boom Banyuwangi dapat menguatkan layanan publik di sektor transportasi dan akses, serta meningkatkan interaksi antar masyarakat dari berbagai profesi dan daerah.
"Semakin bagus publik service akan memudahkan dan meningkatkan interaksi di antara mereka dari berbagai profesi, daerah, dan pemenuhan berbagai kebutuhan masyarakat," tutupnya.
Pengembangan Pelabuhan Boom Banyuwangi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas dan perekonomian daerah, serta menjadikan Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. (*)
Editor : Ali Sodiqin