RadarBanyuwangi.id - Dalam perayaan spektakuler memperingati 100 tahun operasional KRL di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak usahanya KAI Commuter mempersembahkan parade KRL yang memukau publik.
Tak hanya membawa kembali kenangan masa lalu lewat KRL legendaris, parade ini juga menjadi ajang unjuk gigi inovasi transportasi masa depan, salah satunya melalui kehadiran KRL CLI-225 buatan PT Industri Kereta Api (INKA), Madiun.
Unit KRL yang dirakit dengan kolaborasi bersama Japan Transport Engineering Company (J-TREC) ini menjadi simbol nyata bahwa Indonesia mampu memproduksi sarana transportasi massal modern dengan kualitas tinggi.
KRL seri CLI-225 dirancang dengan spesifikasi teknis dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan menggabungkan teknologi lokal serta global.
Komponen kelistrikan dan penggerak menggunakan produk dari Toyo Denki Seizo, sedangkan sistem pengereman didukung oleh teknologi Nabtesco.
Dengan formasi 12 kereta per rangkaian, KRL ini disiapkan untuk melayani Commuter Line Jabodetabek.
Penandatanganan kontrak pengadaan 16 rangkaian (192 unit) dilakukan pada 9 Maret 2023, dengan pengiriman bertahap dimulai tahun 2025 hingga 2027.
Produksi rangkaian pertama rampung pada awal 2025. Setelah melewati uji coba awal di pabrik INKA dan demo untuk media di Stasiun Madiun, rangkaian CLI-225 memulai perjalanannya menuju Depo KRL Solo Jebres pada 17 Maret 2025.
Uji coba dilanjutkan pada jalur Solo Jebres-Yogyakarta, dengan kecepatan penuh mencapai 120 km/jam.
Pengujian dilakukan oleh tim gabungan dari INKA, KAI Commuter, dan Surveyor Indonesia, sebagai bagian dari sertifikasi kelaikan operasional berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 49 Tahun 2023.
Setelah uji dinamis, rangkaian CLI-225 diberangkatkan ke Depo KRL Depok untuk uji coba lanjutan di jalur Jakarta bersama para produsen komponen utama.
Tampil perdana dalam parade besar di Stasiun Jakarta Kota, KRL CLI-225 mencuri perhatian sebagai simbol kebangkitan industri kereta api nasional.
Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, menyatakan bahwa kehadiran KRL lokal ini mencerminkan transformasi nyata transportasi urban di Indonesia.
Kehadiran CLI-225 bersanding dengan KRL CRRC, ESS 3200, dan KRL JALITA dalam parade tersebut menunjukkan betapa besar langkah yang telah ditempuh Indonesia dalam membangun sistem transportasi rel yang modern dan berdaya saing tinggi.
Partisipasi KRL CLI-225 dalam parade seabad KRL bukan hanya selebrasi teknis, tetapi juga pernyataan komitmen terhadap kemandirian industri transportasi nasional.
Dengan mengandalkan kemampuan manufaktur dalam negeri, Indonesia menunjukkan kesiapan menjadi pemain utama di sektor transportasi massal berbasis rel.
KAI Commuter dan INKA siap menjadikan CLI-225 sebagai pilar penting dalam menggerakkan mobilitas masyarakat urban secara efisien, aman, dan ramah lingkungan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi