Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pulau Mungil Menawan Hati di Antara Jawa dan Bali, Luasnya Cuma 5 Hektare, Dikelilingi Terumbu Karang

Niklaas Andries • Minggu, 20 April 2025 | 13:00 WIB
MENAWAN: Hamparan pasir putih di sepanjang tepi Pulau Tabuhan, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.
MENAWAN: Hamparan pasir putih di sepanjang tepi Pulau Tabuhan, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID - Pulau Tabuhan boleh jadi menjadi salah satu tempat wisata yang menawan di tengah Selat Bali. 

Luas Pulau Tabuhan hanya sekitar 5 hektare. Pulau ini tidak berpenghuni. Bagi nelayan, pulau yang masuk wilayah Desa Bangsring, kecamatan Wongsorejo, ini memiliki manfaat tersendiri.

Selain sebagai lokasi singgah saat melaut. Pulau Tabuhan juga menjadi tempat berlindung saat cuaca buruk.

Kini, Pulau telah berubah menjadi salah satu destinasi wisata di Banyuwangi.

Pulau ini dikenal memiliki eksotisme alam yang sangat indah, hamparan pasir putih dan air yang bening di sepanjang pantai.

Selayang pandang, pulau ini sejatinya bisa diterawang dengan sangat jelas dari Pantai Watudodol. Pulau Tabuhan cocok untuk snorkeling bahkan bermain kano karena ombaknya relatif tenang.

Pulau Tabuhan juga menjadi rumah bagi satwa burung seperti burung Maleo dan burung Enggang Gading.

Selain itu berbagai jenis terumbu karang yang dijadikan rumah ikan karang, udang karang, bunga karang dan berbagai jenis tumbuhan laut.

Selain itu, pemandangan bawah lautnya banyak terdapat aneka biota laut dan terumbu karang menawan. Hal inilah yang menjadi daya tarik Pulau Tabuhan.

Sisi keunikan lainnya

Pulau Tabuhan memiliki warna pasir putih, padahal warna pasir disepanjang garis pantai Selat Bali yaitu pesisir timur Banyuwangi dan pesisir barat Bali. Dimana pada umumya memiliki pasir berwarna gelap.

Baca Juga: FP2 F1 Arab Saudi: Norris Tak Terbendung, Hamilton Diselidiki, Tsunoda Kecelakaan

Lalu kenapa disebut Pulau Tabuhan? Ini disebabkan Pulau Tabuhan memiliki terpaan angin yang cukup kencang.

Karena angin yang bertiup inilah terdengar sayup-sayup seperti tetabuhan suara seperti orang sedang bermain musik.

Sementara itu, Pemkab Banyuwangi sendiri kini tengah terus berupaya mengembangkan aspek wisata di pulau ini.

Selain itu, pemkab pernah menggelar beberapa event internasional di Pulau Tabuhan.

Beberapa segi pembangunan untuk mendukung perkembangan pariwisata dengan menggandeng investor pun terus diusahakan. (nic/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#jawa #bali #wisata #terumbu karang #pasir putih #banyuwangi #pulau tabuhan