Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lonjakan Penumpang di Stasiun Ketapang Banyuwangi, Terungkap Kenapa Moda Transportasi Ini Jadi Pilihan Utama

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 17 April 2025 | 16:32 WIB
JARAK JAUH: KA Blambangan Ekspres berangkat perdana dari Stasiun Ketapang setelah perpanjangan rute KA tersebut pada Juli 2024 lalu.
JARAK JAUH: KA Blambangan Ekspres berangkat perdana dari Stasiun Ketapang setelah perpanjangan rute KA tersebut pada Juli 2024 lalu.

RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan lonjakan signifikan jumlah penumpang di Stasiun Ketapang, Banyuwangi, selama masa Angkutan Lebaran 2025, yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025.

Lokasi strategis stasiun yang berdekatan langsung dengan Pelabuhan Ketapang turut berperan dalam mempermudah mobilitas pemudik, khususnya dari wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang hendak merayakan Idulfitri 1446 H di Pulau Jawa.

Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menyampaikan bahwa Stasiun Ketapang menjadi simpul penting bagi para pemudik yang menggunakan jalur penyeberangan laut.

"Kami melihat antusiasme masyarakat dari Bali dan Nusa Tenggara yang memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda lanjutan setelah menyeberang ke Pulau Jawa. Integrasi antara pelabuhan dan stasiun mempermudah mobilitas dan menghemat waktu perjalanan," ujar Anne.

Selama 22 hari masa angkutan Lebaran, tercatat sebanyak 48.646 penumpang dilayani di Stasiun Ketapang, meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 42.882 penumpang pada 2024.

Pertumbuhan ini mencerminkan preferensi masyarakat terhadap moda transportasi yang terintegrasi, khususnya dalam hal kenyamanan dan efisiensi waktu.

Layanan kereta api yang terhubung langsung dengan pelabuhan menjadi solusi praktis bagi perjalanan lintas pulau.

Anne juga menambahkan bahwa tren peningkatan penumpang tidak hanya terjadi selama masa Lebaran, tetapi telah terlihat sejak awal tahun.

"Sepanjang Januari hingga Maret 2025, Stasiun Ketapang telah melayani 167.376 penumpang, naik 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yaitu 158.866 penumpang," jelasnya.

Stasiun Ketapang yang berada dalam jarak dekat dari Pelabuhan Ketapang memungkinkan pemudik dari kapal feri untuk langsung melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di Jawa dengan kereta api.

Sebaliknya, masyarakat dari Jawa yang hendak menyeberang ke Bali atau Nusa Tenggara dapat dengan mudah mengakses pelabuhan dari stasiun ini.

Melihat sinergi yang terbangun antara moda transportasi laut dan darat ini, KAI berharap integrasi tersebut akan terus memperlancar mobilitas masyarakat antarpulau.

"Konektivitas antara kapal feri, kereta api, dan angkutan darat lainnya merupakan wujud nyata komitmen KAI untuk menyediakan layanan transportasi umum yang aman, nyaman, dan efisien," pungkas Anne. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#kereta api indonesia #mudik Lebaran 2025 #pelabuhan ketapang #integrasi transportasi #stasiun ketapang