Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hati-Hati, Keterlambatan ke Stasiun Bisa Buat Tiket Kereta Api Kamu Hangus

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 10 April 2025 | 19:14 WIB
Hari kedua Lebaran 2025, ribuan penumpang kereta api memadati stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya.
Hari kedua Lebaran 2025, ribuan penumpang kereta api memadati stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya.

RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang mencatat sebanyak 60 calon penumpang tertinggal kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung dari 21 Maret hingga 7 April 2025. Hal ini disebabkan oleh keterlambatan calon penumpang dalam tiba di stasiun keberangkatan.

Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menjelaskan bahwa semua penumpang yang tidak dapat naik kereta tersebut kehilangan hak atas tiket yang telah dibeli, karena keterlambatan keberangkatan menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

“Kereta api berangkat tepat waktu sesuai jadwal. Kami terus mengimbau calon penumpang untuk hadir lebih awal guna menghindari risiko tertinggal,” ujar Zaki.

Disiplin Waktu Jadi Tantangan

Zaki menambahkan, disiplin waktu masih menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian pengguna jasa kereta api. Meski PT KAI telah melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan, keterlambatan pelanggan masih dapat mengganggu kelancaran operasional dan kenyamanan penumpang lain.

Langkah Antisipatif KAI

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelayanan publik, KAI Divre IV telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi insiden keterlambatan. Di antaranya:

Zaki mengingatkan bahwa calon penumpang disarankan tiba di stasiun minimal 30 hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan, guna memastikan waktu yang cukup untuk proses pemeriksaan tiket dan masuk peron.

Imbauan untuk Perencanaan Perjalanan

PT KAI juga menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang, termasuk memperhitungkan durasi perjalanan menuju stasiun, kemacetan lalu lintas, dan potensi antrean di loket atau pintu masuk stasiun.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya mematuhi jadwal, tetapi juga menumbuhkan budaya disiplin dalam menggunakan moda transportasi publik,” tegas Zaki.

Melalui imbauan ini, KAI berharap angka penumpang yang tertinggal dapat ditekan di masa mendatang, seiring dengan meningkatnya kesadaran dan kedisiplinan masyarakat terhadap waktu keberangkatan. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Tips naik kereta tepat waktu #Disiplin waktu naik kereta #Lebaran 2025 kereta api #Stasiun kereta api Tanjungkarang #kai divre iv tanjungkarang #Kereta api Sumatera Selatan #KAI angkutan Lebaran 2025 #Jadwal keberangkatan KAI #Penumpang tertinggal kereta #moda transportasi Lebaran