Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bukan Pesawat, Ini Alasan Jutaan Orang Pilih KAI untuk Mudik Lebaran 2025

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 9 April 2025 | 18:22 WIB
KAI layani 23 juta pelanggan selama Angkutan Lebaran 2025, bukti moda rel jadi pilihan utama masyarakat untuk mudik dan mobilitas harian.
KAI layani 23 juta pelanggan selama Angkutan Lebaran 2025, bukti moda rel jadi pilihan utama masyarakat untuk mudik dan mobilitas harian.

RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) atau KAI Group mencatatkan keberhasilan besar dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025/1446 H, yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 7 April 2025.

Dalam periode tersebut, sebanyak 23.097.494 pelanggan telah menggunakan layanan transportasi berbasis rel yang dioperasikan oleh KAI dan seluruh anak usahanya.

Pencapaian ini menegaskan peran strategis KAI Group sebagai tulang punggung sistem transportasi nasional yang aman, terintegrasi, dan efisien.

“Jumlah pelanggan tahun ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap moda transportasi berbasis rel,” ujar Anne Purba, Vice President Public Relations KAI.

Layanan Terintegrasi Jangkau Berbagai Kebutuhan Mobilitas

Dari total pengguna tersebut, 3,89 juta pelanggan merupakan penumpang kereta jarak jauh dan kereta lokal, sementara KAI Commuter melayani 17,31 juta pelanggan, yang mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas harian masyarakat di wilayah perkotaan.

Layanan lainnya juga mencatat kontribusi signifikan:

Sebagai bentuk komitmen terhadap aksesibilitas, KAI Group menyediakan total 59,1 juta tempat duduk, di mana 98 persen di antaranya merupakan kelas ekonomi, sehingga dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Puncak Pergerakan Penumpang dan Rekor Harian

Moda kereta cepat Whoosh Jakarta–Bandung juga menunjukkan performa tinggi, dengan rekor 23.462 pelanggan pada 6 April.

LRT Sumsel mencatat angka tertinggi 31.579 pelanggan, dan KAI Bandara melayani 27.846 penumpang pada 7 April, termasuk di Medan dan Yogyakarta.

KAI Makassar–Parepare di Sulawesi Selatan juga mengalami lonjakan selama tiga hari berturut-turut, dengan rekor tertinggi 1.567 pelanggan pada 5 April.

Layanan Wisata dan Konektivitas Bandara Ikut Tumbuh

Lonjakan aktivitas perjalanan tidak hanya terjadi pada layanan reguler, tetapi juga pada segmen wisata. KAI Wisata mencatat rekor 1.483 pelanggan pada 6 April.

Hal ini menunjukkan bahwa kereta api tak hanya menjadi pilihan utama untuk mudik, tetapi juga untuk aktivitas rekreasi selama masa libur Lebaran.

Komitmen KAI untuk Layanan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Kesuksesan ini menjadi bukti nyata bahwa sistem transportasi berbasis rel yang dikelola oleh KAI Group telah matang dan siap menjawab tantangan masa depan.

Dukungan infrastruktur, sinergi antar moda, dan pelayanan pelanggan yang terus ditingkatkan menjadi faktor utama keberhasilan operasional Lebaran tahun ini.

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan akan terus berinovasi untuk memberikan layanan transportasi yang semakin inklusif, efisien, dan berkelanjutan,” pungkas Anne. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#LRT Jabodebek dan Sumsel #jumlah penumpang kai #kereta api mudik Lebaran #Whoosh Jakarta Bandung #Angkutan Lebaran 2025 #KAI Group statistik 2025 #KA Bandara Medan YIA #KA Makassar Parepare 2025 #moda transportasi Lebaran #KAI Commuter pelanggan