Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kena Imbas Efisiensi Anggaran, Layanan Bus Wisata di Terminal Wisata Terpadu Banyuwangi Dikurangi

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 8 April 2025 | 15:31 WIB
DIMINATI: Wisatawan lokal berfoto di Terminal Wisata Terpadu Sobo sebelum menuju destinasi wisata menggunakan armada angkutan pariwisata gratis.
DIMINATI: Wisatawan lokal berfoto di Terminal Wisata Terpadu Sobo sebelum menuju destinasi wisata menggunakan armada angkutan pariwisata gratis.

RADARBANYUWANGI.ID – Jumlah armada bus wisata gratis yang mengakomodasi wisatawan untuk bisa menikmati destinasi di Banyuwangi secara cuma-cuma mulai dikurangi.

Sebelumnya ada empat armada yang beroperasi. Kini tinggal dua unit yang dioperasikan untuk mengantarkan wisatawan ke destinasi andalan Banyuwangi seperti Kawah Ijen, De Djawatan, Pulau Merah, dan Alas Purwo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi I Komang Sudira Atmaja mengatakan, ada dua jenis armada yang digunakan untuk angkutan wisata gratis selama ini.

Yang pertama adalah Bus Damri dengan kapasitas maksimal 25 sampai 28 orang. Bus tersebut melayani rute dari Kota Banyuwangi hingga ke Sarongan, Kecamatan Pesanggaran.

Selain itu, ada armada minibus dengan kapasitas maksimal 18 orang yang melayani rute De Djawatan, Pulau Merah, Alas Purwo, sampai ke Ijen.

Komang mengatakan, karena efisiensi dari pemerintah pusat, maka sejak bulan lalu jumlah armada yang digunakan untuk angkutan wisata gratis dikurangi. Kini hanya separo armada saja yang diberangkatkan.

”Jadi satu berangkat, satu standby. Berkurang separo. Kalau dulu ada empat armada yang disediakan untuk berwisata gratis,” ujarnya.

Layanan bus gratis itu, menurut Komang, selama ini cukup diminati warga. Karena itu, dengan pengurangan kuota ini dia berharap masyarakat tetap bisa menikmati destinasi wisata di Banyuwangi dengan nyaman.

”Selama ini pengguna sudah punya kontak masing-masing sopir. Jadi, sudah banyak yang biasa memakai,” imbuhnya.

Meski demikian, Komang menyatakan pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Layanan dengan bus lainnya yang beroperasi di Banyuwangi tetap dijalankan sesuai standar.

”Kami mendukung target Pemkab Banyuwangi untuk bisa mendapatkan 500 ribu wisatawan selama libur Nyepi dan Idul Fitri. Salah satunya dengan layanan transportasi wisata yang sesuai standar,” pungkasnya. (fre/sgt/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Terminal Wisata #bus gratis #wisata #pulau merah #efisiensi anggaran #Layanan Bus Sekolah Gratis #dampak efisiensi #alas purwo #banyuwangi