RadarBanyuwangi.id - Di tengah membludaknya arus balik Lebaran 2025, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengingatkan penumpang Whoosh dari Bandung dan Cimahi untuk tidak ambil risiko dengan memanfaatkan layanan KA Feeder agar tidak terjebak kemacetan dan tertinggal kereta.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menekankan pentingnya tiba di stasiun setidaknya 30 menit sebelum waktu keberangkatan.
KA Feeder yang tersedia telah disesuaikan waktunya dengan jadwal keberangkatan Whoosh, menjadikannya solusi terbaik untuk perjalanan yang lebih lancar.
Rute Feeder dari Stasiun Bandung ke Padalarang hanya memakan waktu 18 menit, dan dari Cimahi hanya 7 menit.
Eva juga menyarankan calon penumpang untuk segera memesan tiket karena beberapa jadwal keberangkatan siang dan sore sudah habis terjual. Tiket bisa dibeli melalui aplikasi Whoosh, website resmi, atau mitra penjualan.
Jadwal terakhir keberangkatan Whoosh dari Tegalluar menuju Halim adalah pukul 21.05 WIB dan dari Padalarang pukul 21.23 WIB. Boarding ditutup 5 menit sebelum keberangkatan demi menjaga keselamatan dan ketertiban.
Peningkatan penumpang yang signifikan menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap moda transportasi cepat ini.
Pada Jumat dan Sabtu lalu, penumpang tembus 22 ribu per hari, sementara hingga Minggu pagi (6/4), tiket terjual telah menyentuh angka 20 ribu dan masih terus bertambah.
Untuk info dan bantuan, KCIC membuka kanal komunikasi seperti WhatsApp, email, hingga Instagram. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi