RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memproyeksikan puncak arus balik Lebaran 2025 akan memuncak pada Minggu (6/4).
Berdasarkan data terbaru, sudah lebih dari 209 ribu tiket ludes untuk tanggal tersebut, mayoritas berasal dari Kereta Api Jarak Jauh.
Menurut Anne Purba selaku Vice President Public Relations KAI, antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi ini sangat tinggi selama musim Lebaran.
Sejak 21 Maret hingga 4 April saja, tercatat lebih dari 3 juta penumpang sudah menggunakan layanan kereta api.
Total kursi yang disiapkan KAI untuk masa mudik dan balik mencapai lebih dari 4,5 juta, dengan mayoritas dialokasikan untuk perjalanan jarak jauh. Yang mengejutkan, tingkat okupansi KA Jarak Jauh sudah menembus angka 102 persen.
Sementara itu, KA Lokal masih memiliki ruang dengan keterisian 53 persen. Tak heran, karena banyak pemudik memprioritaskan efisiensi dan kenyamanan dalam perjalanan panjang ke kampung halaman.
Di sisi lain, KAI kembali menekankan aturan penting yang sering dilanggar penumpang, yakni penggunaan stop kontak di dalam kereta.
Colokan listrik hanya boleh digunakan untuk perangkat pribadi seperti ponsel, tablet, dan laptop. Memasak dengan rice cooker atau menggunakan perangkat elektronik berdaya besar sangat dilarang karena bisa mengganggu sistem kelistrikan dan membahayakan keselamatan perjalanan.
KAI juga menjamin tanggapan cepat terhadap keluhan penumpang selama masa arus balik. Dengan pelayanan maksimal, pengaturan ketat, dan imbauan keselamatan, KAI berharap seluruh perjalanan arus balik berjalan aman, nyaman, dan lancar. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi