RADARBANYUWANGI.ID - Kunjungan wisatawan di kawasan wisata konservasi Bangsring Underwater, Wongsorejo, Banyuwangi, membludak.
Ramainya kunjungan di masa libur lebaran ini berdampak positif terhadap warga setempat yang menyewakan tikar kepada para pengunjung.
Ketua Pokdarwis Bangsring Underwater, Wildan Sukirno mengatakan tercatat ada lebih dari 10.000 wisatawan yang sudah berlibur.
Per hari, kunjungan bisa mencapai 5.000 orang dengan kapasitas maksimal 3.000 orang. Menurutnya, jumlah ini bisa bertambah apabila kawasan wisata Bangsring lebih luas lagi.
"Tampungan total sekitar 3 ribu, karena wilayah yang dikelola memang tidak luas. Misal luas, pasti bisa lebih," katanya, Kamis (3/4).
Dia mengatakan aktivitas saat ini didominasi oleh rombongan keluarga dari luar Banyuwangi. Kebanyakan para pelancong memilih bersantai sepanjang waktu di tepian pantai.
Selain menu kuliner, Sukirno menyatakan banyak warga setempat yang ketiban rezeki gegara jualan atau sekadar menyewakan tikar.
Untuk tikar plastik, dijual dengan harga Rp. 5.000 sementara jasa sewa tikar lebar dibanderol bervariasi. Mulai dari Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000 berdurasi seharian.
"Warga-warga setempat sampai bisa menyewakan karpet atau tikar duduk. Alhamdulillah perekonomian bisa berputar, meskipun secara jumlah aktivitas liburan tahun ini tidak seramai tahun lalu," ungkapnya.
Sukirno menyebut, tim pengelola Bangsring Under Water bahkan sampai kewalahan karena banyaknya pengunjung.
Sejak pagi hingga sore hari, tidak ada satupun pengelola yang bisa beristirahat santai seperti hari-hari biasanya.
Untuk mengantisipasi kemacetan, pihak Bangsring sendiri sampai menggunakan 2 lahan parkir yang berbeda.
Skema ini diberlakukan agar tidak ada kemacetan antara kendaraan yang keluar dan juga masuk.
"Maka kita manfaatkan seluruh lahan yang ada untuk membuat skema keluar masuk yang gampang. Agar lancar," jelasnya.
Di Bangsring, Sukirno menyatakan wahana air seperti snorkeling dan spot foto bawah air atau glass buttom sangat laris manis diminati oleh wisatawan.
Dikarenakan jumlah fasilitas snorkeling yang terbatas, pada liburan hari ini sampai terjadi antrean yang cukup panjang. Bahkan tak jarang banyak wisatawan yang kecewa karena terlalu lama menunggu giliran.
"Antri sampai menunggu lama. Petugas life guard dan pemandu untuk di snorkeling bahkan sampai menggigil karena bergiliran masuk air," jelasnya. (cw4)
Editor : Ali Sodiqin