RadarBanyuwangi.id - Libur Lebaran 2025 membawa angin segar dalam pengaturan arus mudik dan balik.
Salah satu faktor yang dinilai berkontribusi besar terhadap kelancaran perjalanan adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah sejak 24 Maret 2025.
Menurut PT Kereta Api Indonesia (KAI), WFA berhasil mengurai kepadatan penumpang dengan mendistribusikan waktu perjalanan lebih merata.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebutkan bahwa lonjakan awal terjadi sehari sebelum WFA berlaku, yaitu pada 23 Maret 2025 dengan 183.123 penumpang. Namun setelahnya, jumlah penumpang tetap stabil tanpa lonjakan signifikan.
Hal serupa juga terjadi pada arus balik, di mana jumlah penumpang harian meningkat secara bertahap, 252.898 orang pada 1 April, naik menjadi 274.186 pada 2 April, dan 232.399 pada 3 April 2025.
Yang menarik, angka-angka tersebut justru melampaui puncak arus mudik yang terjadi pada 28 Maret dengan 215.564 penumpang. Artinya, WFA benar-benar membantu menghindari penumpukan di hari-hari tertentu.
Hingga 3 April 2025 pukul 07.00 WIB, total tiket yang terjual mencapai 3,87 juta atau sekitar 84,34 persen dari kapasitas.
Tiket KA Jarak Jauh menyumbang porsi terbesar dengan 3,34 juta tiket terjual (okupansi 97,11 persen), sedangkan KA Lokal terjual 528 ribu tiket.
Anne menyimpulkan bahwa kebijakan WFA tidak hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tapi juga menjadi solusi nyata untuk mengelola arus mudik dan balik secara efisien dan aman. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi