RadarBanyuwangi.id - Arus mudik dan balik Lebaran biasanya identik dengan antrean panjang di stasiun. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Stasiun Gambir pada hari ketiga Lebaran 2025, Rabu (2/4).
Berkat sistem pengenal wajah atau face recognition, penumpang bisa melakukan boarding lebih cepat tanpa hambatan berarti.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa penerapan teknologi ini telah membantu mengurai kepadatan di gerbang boarding.
“Dengan sistem ini, penumpang yang sudah terdaftar cukup memindai wajah mereka tanpa perlu menunjukkan tiket atau KTP. Prosesnya lebih cepat dan lebih praktis,” ujarnya.
Berdasarkan data PT KAI, pada hari yang sama, 46 perjalanan kereta jarak jauh berangkat dari Stasiun Gambir dengan kapasitas total 21.752 kursi, di mana 16.807 kursi telah terisi atau sekitar 77 persen.
Meski okupansi tinggi, antrean di boarding gate tetap terkendali. Sementara itu, jumlah kedatangan penumpang ke Jakarta juga cukup besar.
Pada hari ketiga Lebaran, tercatat 41.040 orang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta, dengan Stasiun Pasar Senen menerima 16.141 penumpang dan Stasiun Gambir mencatat 11.217 penumpang. Sisanya turun di beberapa stasiun lainnya seperti Jatinegara, Bekasi, dan Karawang.
Ixfan juga menambahkan bahwa pola arus balik tahun ini lebih merata dibanding tahun sebelumnya, berkat kebijakan Work from Anywhere (WFA) dan libur sekolah yang diperpanjang.
KAI pun telah menyiapkan strategi dengan mengoptimalkan stasiun-stasiun terintegrasi agar arus penumpang tetap lancar. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi