RadarBanyuwangi.id - Perjalanan Kereta Api (KA) Turangga dan KA Malabar harus dialihkan ke jalur utara akibat jalur Ciamis-Manonjaya yang terdampak longsor masih dalam proses perbaikan.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memutuskan untuk memutar perjalanan kedua KA tersebut melalui lintas Bandung-Cikampek-Cirebon demi keamanan dan kelancaran operasional.
"Pola perjalanan memutar ini dilakukan untuk memastikan perjalanan tetap bisa berlangsung dengan aman. Selain itu, penumpang KA Pangandaran dan KA Serayu juga disediakan skenario perpindahan dengan moda transportasi bus di beberapa stasiun," ujar Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Jumat (28/3).
Bagi penumpang yang tidak ingin melanjutkan perjalanan akibat perubahan rute ini, PT KAI memberikan opsi pembatalan tiket dengan pengembalian 100 persen sesuai harga tiket.
Pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun terdekat atau aplikasi Access by KAI, dengan batas waktu hingga H+7 dari jadwal keberangkatan.
KAI Daop 2 Bandung juga terus mengerahkan tim teknis untuk mempercepat proses perbaikan jalur yang terdampak.
"Kami sudah menerjunkan puluhan petugas untuk menangani kondisi rel di lintas Ciamis-Manonjaya dan terus berkoordinasi dengan TNI, POLRI, serta pihak terkait lainnya," tambah Kuswardojo.
PT KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berkomitmen untuk mengembalikan jalur ke kondisi normal secepatnya.
Informasi terbaru mengenai perjalanan kereta dapat diakses melalui Contact Center KAI 121, situs resmi KAI, atau akun media sosial resmi KAI. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi