RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk mempermudah dan mempercepat proses boarding penumpang kereta api jarak jauh.
Kini, penumpang hanya perlu memindai wajah mereka di gerbang tanpa perlu menunjukkan tiket atau identitas fisik.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operais (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa teknologi ini telah diterapkan di dua stasiun tersibuk, yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.
"Dengan teknologi ini, penumpang tidak perlu lagi repot mencari tiket fisik atau KTP. Cukup hadapkan wajah ke layar, sistem akan langsung mengenali identitas penumpang," ujarnya, Kamis (27/3).
Di Stasiun Gambir, layanan ini telah digunakan sejak September 2023, sementara di Stasiun Pasar Senen mulai beroperasi pada 14 September 2024.
Inovasi ini sangat bermanfaat mengingat tingginya jumlah pemudik tahun ini, dengan 318.259 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 209.520 penumpang dari Stasiun Gambir selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran.
Untuk menggunakan layanan ini, penumpang harus melakukan registrasi terlebih dahulu, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun langsung di stasiun dengan bantuan petugas.
Setelah terdaftar, mereka bisa menikmati perjalanan yang lebih cepat dan praktis tanpa antre panjang.
Selain di Gambir dan Pasar Senen, teknologi ini juga tersedia di berbagai stasiun utama lainnya, seperti Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Surabaya, Malang, hingga Medan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi