RadarBanyuwangi.id - Mudik Lebaran 2025 semakin nyaman dengan kebijakan baru dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Tahun ini, penumpang Whoosh yang terlambat hingga 15 menit setelah jadwal keberangkatan masih bisa melakukan reschedule, sesuatu yang belum pernah diterapkan pada musim mudik sebelumnya.
Menurut Manager Komunikasi Perusahaan KCIC, Emir Monti, kebijakan ini telah disosialisasikan sejak Februari lalu dan akan terus berlaku ke depannya. "Jadi, kalau ada yang telat sedikit, masih bisa menyesuaikan jadwal," ujarnya.
KCIC juga memberikan kemudahan lain berupa diskon 10-20 persen untuk rombongan minimal 10 orang yang melakukan perjalanan antara 15-31 Maret.
Selain itu, jumlah perjalanan Whoosh pun ditingkatkan sebesar 20 persen dibandingkan tahun lalu, dengan total 62 perjalanan per hari sejak awal Maret.
Selama periode Angkutan Lebaran 2025, KCIC telah menyiapkan 1.346 perjalanan Whoosh dengan kapasitas 808.946 kursi.
Untuk memastikan perjalanan aman dan nyaman, 530 personel keamanan dari internal KCIC, TNI, dan Polri dikerahkan di berbagai titik.
Sementara itu, fasilitas di Stasiun Halim tetap lengkap, termasuk posko pengamanan dan kesehatan bagi para pemudik.
Meski pemerintah telah memajukan libur sekolah dan menerapkan WFA untuk ASN, KCIC mencatat jumlah penumpang masih stabil di angka 16.000 orang per hari. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi