Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Puncak Arus Mudik Diprediksi Kamis dan Jumat Besok, Ini Waktu Terbaik Menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk Bali

Niklaas Andries • Rabu, 26 Maret 2025 | 20:09 WIB
PATROLI: Anggota Polresta Banyuwangi menggelar patroli di sejumlah objek vital, termasuk di Pelabuhan ASDP Ketapang.
PATROLI: Anggota Polresta Banyuwangi menggelar patroli di sejumlah objek vital, termasuk di Pelabuhan ASDP Ketapang.

Radarbanyuwangi.id – Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk terus mengalir hingga Rabu (23/3). Laju penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi terus berdatangan silih berganti.

Ekor antrean pun telah mencapat Monumen Operasi Lintas Laut Jawa dan Bali di Hutam Cekik. Artinya antrean sudah mengular lebih kurang 5 km dari Pelabuhan Gilimanuk.

Menumpuknya kendaraan yang akan menyeberang ke Pulau Jawa ini selain disebabkan volume kendaraan yang terus meningkat.

Kendaraan logistik yang kedapatan masih beroperasi  turut menjadi penyebabnya. Padahal, kendaraan logistik sudah dilarang beroperasi sejak Senin, 24 Maret 2025.

Alhasil mengantisipasi penumpukan kendaraan tersebut, petugas mengandangkan truk logistik di areal parkir jembatan timbang (UPPKB) Cekik Gilimanuk.

Kendaraan pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk diperkirakan lebih akan mencapai puncaknya pada 27 dan 28 Maret 2025 mendatang.

Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk Ryan Dewangga mengatakan fenomena lonjakan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk terjadi mulai Jumat lalu (21/3).

Tercatat pada Senin (24/3) sebanyak 53.528 orang tercatat menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang.

Selain itu, 9.531 unit sepeda motor, 4.349 unit mobil kecil, 577 unit bus, dan 2.023 unit truk. Total kendaraan yang menyeberang selama 24 jam mencapai 16.480 unit.

Peningkatan arus mudik mencapai puncak diprediksi mulai Kamis (27/3) hingga Jumat (28/3).

Agar tidak terjadi peningkatan dan penumpukan pada saat jelang penutupan operasional pelabuhan, pemudik diimbau untuk mudik lebih awal.

Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto mengimbau pemudik yang hendak menyeberang ke Jawa memperkirakan waktu keberangkatan hingga sampai di Gilimanuk pada siang hari.

Alasannya, antrean penyeberangan lazim terjadi pada malam hingga dini hari. Sedangkan pada pagi hingga siang cenderung lebih lancar.

"Kalau tidak ingin antre panjang, berangkat saat arus kendaraan lancar masuk ke kapal. Dari pantauan kami hal itu terjadi pada siang hari," katanya.

Komandan Posal Gilimanuk Letda Laut (P) Bayu Primanto mengimbau pemudik untuk tiba di Pelabuhan Gilimanuk pada siang hari, karena penyeberangan lebih padat pada malam hari.

”Malam lebih banyak. Mungkin berangkat setelah buka puasa. Kalau siang hari panas,” katanya. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Pelabuhan Gilimanuk #Posal AL #jembrana #pelabuhan ketapang banyuwangi #truk logistik #jawa dan bali #pulau jawa #bali #UPPKB Cekik Gilimanuk #Arus Mudik #mudik