RadarBanyuwangi.id - Lonjakan pemudik terus terjadi. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya mencatat 144.182 penumpang telah menggunakan layanan kereta api jarak jauh sejak awal masa angkutan Lebaran hingga 24 Maret 2025.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengungkapkan bahwa jumlah tersebut terdiri dari 74.934 penumpang yang berangkat dan 69.248 penumpang yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.
"Jumlah ini masih akan terus meningkat, mengingat arus mudik diprediksi mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan," ujar Luqman, Senin (24/3).
Hingga Senin pagi, jumlah penumpang mencapai 30.959 orang, dengan 13.928 berangkat dan 17.031 tiba.
Kota-kota favorit tujuan pemudik dari Daop 8 Surabaya antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Ketapang Banyuwangi.
Sementara itu, kereta api yang paling banyak diminati pemudik adalah KA Airlangga, KA Pasundan, KA Probowangi, dan KA Ambarawa Ekspres.
Guna memastikan keselamatan perjalanan selama masa mudik, KAI Daop 8 Surabaya menggelar tes narkoba mendadak terhadap 100 pekerja di Stasiun Surabaya Gubeng pada Minggu (23/3).
Tes dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan menyasar berbagai petugas, mulai dari masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi, hingga petugas keamanan.
Pemeriksaan menggunakan enam parameter, termasuk amphetamin, opiat, mariyuana, kokain, methamphetamine, dan benzodiazepine. Hasilnya semua dinyatakan negatif.
"Ini bukti bahwa seluruh pekerja KAI bebas dari narkoba dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tegas Luqman.
KAI terus berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang, salah satunya dengan memastikan petugas dalam kondisi prima selama bertugas. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi