RadarBanyuwangi.id - Menjelang musim mudik Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan perjalanan kereta api berjalan aman dan nyaman dengan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh sarana dan prasarana.
“Sesuai arahan Menteri Perhubungan, kami memastikan perjalanan mudik bebas hambatan dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Direktur Keselamatan dan Keamanan PT KAI, Dadan Rudiansyah.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, sekitar 146,48 juta orang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini, dengan 16,2 persen di antaranya memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.
Untuk memastikan kelancaran, KAI telah menyiapkan 9.000 personel keamanan, termasuk petugas internal serta dukungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait di berbagai daerah operasi.
Inspeksi menyeluruh dilakukan dengan melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan KNKT guna memastikan standar keselamatan terpenuhi.
Selain itu, petugas tambahan akan bekerja 24 jam untuk memantau area rawan seperti longsor, banjir, dan titik rawan keamanan.
Khusus di Daerah Operasional (Daop) 5 Purwokerto, tersedia 260.832 tempat duduk selama periode mudik, dengan kapasitas harian mencapai 11.856 kursi.
Saat ini, jumlah penumpang di Stasiun Purwokerto sudah menyentuh angka 6.000 per hari, sementara total penumpang di seluruh Daop 5 mencapai 10.000-11.000 orang per hari.
“Puncak arus mudik di wilayah kami diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025,” ungkap Kepala PT KAI Daop 5 Purwokerto, Gun Gun Nugraha.
Untuk meningkatkan keselamatan, tujuh perlintasan sebidang akan ditutup tahun ini, dengan satu di antaranya telah terealisasi. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi