General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menjelaskan ada 7 pembatalan penerbangan internasional hingga pukul 09.45 WITA.
”Dimana 6 diantaranya dilayani Maskapai Jetstar untuk rute Australia yakni Melbourne sebanyak 2 penerbangan, Sydney, Brisbane, Adelaide, dan Perth. Sementara 1 penerbangan lainnya yakni Air Asia rute Kuala Lumpur," katanya.
Tidak hanya penerbangan internasional yang terdampak. Beberapa penerbangan domestik juga menyandang status delayed alias atau penundaan penerbangan.
”Untuk domestik 1 penerbangan tujuan Labuan Bajo yang dilayani Air Asia dan 5 penerbangan internasional yaitu rute Singapura (Singapore Airlines), Bangkok (Thai Air Asia), Kuala Lumpur (Air Asia), Brisbane, dan Melbourne (Virgin Airways)," bebernya.
Meski ada beberapa penerbamgan yang terpaksa dibatalkan. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi secara normal.
”Kami menerima informasi terdapat beberapa penerbangan yang terdampak. Namun perlu ditekankan bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi," tegasnya.
Menanggapi kondisi tersebut, pihak maskapai memberikan pilihan kepada para penumpang.
Pilihan tersebut yakni untuk pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), hingga pengaturan rute ulang (re-route).
”Kami senantiasa memperbarui perkembangan situasi ini dengan berkoordinasi dengan pihak terkait dan berharap kondisi dapat segera normal kembali," pungkasnya. (*)
Editor : Niklaas Andries