RadarBanyuwangi.id - Mudik Lebaran 2025 diprediksi akan menjadi momen dengan lonjakan penumpang yang signifikan di Stasiun Pasar Senen.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta memperkirakan peningkatan jumlah pemudik mulai 22 Maret 2025, terutama untuk kereta kelas ekonomi yang okupansinya bisa mencapai 101 persen.
Menurut Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, lonjakan terbesar akan terjadi pada 29 dan 30 Maret 2025, dengan tingkat keterisian kursi masing-masing mencapai 95 persen dan 99 persen di seluruh perjalanan kereta api.
Hingga saat ini, 353.838 tiket sudah terjual dari total 566.168 kursi yang tersedia untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen.
Sementara itu, untuk Stasiun Gambir, sebanyak 193.200 kursi telah dipesan, atau 43 persen dari total 447.632 kursi yang disediakan.
Secara keseluruhan, Daop 1 Jakarta menyediakan 1.013.800 tempat duduk dengan 1.858 perjalanan KA, dan sejauh ini, 555.000 tiket sudah terjual, dengan okupansi rata-rata 55 persen. Angka ini diperkirakan terus meningkat menjelang Lebaran.
Untuk menghindari kepadatan, calon penumpang disarankan memilih jadwal keberangkatan lebih awal atau menggunakan KA tambahan.
Selain itu, KAI juga mengimbau agar pemudik melakukan check-in lebih awal guna menghindari antrean panjang, terutama saat puncak arus mudik.
Tak hanya itu, masyarakat diharapkan memanfaatkan layanan daring KAI untuk mengecek ketersediaan tiket serta informasi perjalanan secara real-time. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi