RadarBanyuwangi.id - Minat masyarakat terhadap kereta api ekonomi bersubsidi (PSO) terus meningkat.
Sepanjang 2024, jumlah penumpang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun mencapai 421.362 orang, naik 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 377.150 penumpang.
Kenaikan ini terus berlanjut di awal 2025. Hingga Februari 2025, 64.364 penumpang telah memanfaatkan layanan kereta ekonomi bersubsidi, melampaui target sebanyak 55.191 orang.
PT KAI menghadirkan layanan kereta jarak jauh dengan tarif terjangkau, seperti:
- KA Kahuripan (Blitar-Kiaracondong PP) dengan tiket Rp80.000-Rp84.000.
- KA Sri Tanjung (Lempuyangan-Surabaya Gubeng-Ketapang PP) dengan tiket Rp88.000-Rp94.000.
Dengan harga terjangkau, penumpang tetap mendapatkan fasilitas nyaman serta perjalanan yang aman.
Menurut Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, layanan kereta bersubsidi sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama bagi mereka yang mencari transportasi murah namun tetap berkualitas.
Tak hanya soal harga, penggunaan kereta api juga lebih ramah lingkungan dibanding kendaraan pribadi.
Inilah bagian dari visi PT KAI dalam mendukung transportasi berkelanjutan yang efisien dan ekonomis.
PT KAI dan Kemenhub terus berkomitmen menghadirkan transportasi murah, aman, dan nyaman bagi masyarakat dengan meningkatnya jumlah penumpang. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi