RadarBanyuwangi.id - Kereta Api Indonesia (KAI) Group mencatat pencapaian luar biasa di Januari 2025 dengan mengangkut 39.083.129 penumpang.
Angka ini meningkat 6,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, membuktikan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian.
Dari total jumlah tersebut, layanan KAI Commuter menjadi penyumbang terbesar dengan 30,8 juta penumpang.
Selain itu, KA jarak jauh dan lokal melayani 4,5 juta penumpang, sementara KA Bandara, Whoosh, dan LRT Jabodebek juga mengalami lonjakan jumlah pengguna.
Beberapa penyebab lonjakan penumpang ini di antaranya karena KAI terus meningkatkan layanan dan infrastruktur, termasuk penerapan teknologi face recognition untuk kemudahan check-in.
Kereta api juga menjadi alternatif yang lebih hijau dibandingkan kendaraan pribadi, sehingga tetap menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian.
Hal itu juga didukung dengan adanya water station untuk mengurangi botol plastik dan alat makan berbahan kayu sebagai langkah pengurangan limbah.
KAI juga mengganti bantalan kayu pada jembatan baja dengan bantalan sintetis yang lebih ramah lingkungan dan tahan lama. Upaya ini sejalan dengan komitmen keberlanjutan perusahaan.
Di samping itu, tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) KAI terus meningkat, dengan keberangkatan tepat waktu mencapai 99,77 persen pada 2024.
Keandalan dalam sisi ketepatan waktu ini semakin meningkatkan kepercayaan pelanggan untuk menggunakan jasa transportasi kereta api. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi