Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Diumumkan Beroperasi 1 Februari 2025, Tiket KA Ijen Ekspres Banyuwangi-Malang Belum Dijual, Harga Masih Misterius

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 15 Januari 2025 | 00:54 WIB
Tiket kereta api jarak jauh kelas ekonomi komersial laris dipesan penumpang untuk perjalanan libur nataru.
Tiket kereta api jarak jauh kelas ekonomi komersial laris dipesan penumpang untuk perjalanan libur nataru.

RadarBanyuwangi.id - Perjalanan kereta api menuju Banyuwangi kian bertambah dengan hadirnya KA Ijen Ekspres.

Kereta api ini akan mulai beroperasi seiring berlakunya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 pada 1 Februari mendatang.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 9 Jember menyampaikan bahwa KA Ijen Ekspres akan menggunakan rangkaian kelas campuran yakni eksekutif dan ekonomi new generation.

Hal ini membawa angin segar bagi perjalanan lintas Banyuwangi-Malang yang selama dua dekade terakhir dilayani KA Tawangalun dengan kelas ekonomi berkapasitas 106 penumpang.

Kehadiran KA Ijen Ekspres memang ditunggu-tunggu masyarakat Banyuwangi, terutama pelanggan yang membutuhkan transportasi ke Kota Malang.

Sebab, tingkat keterisian (okupansi) KA Tawangalun sangat tinggi dan seringkali tiket sudah terjual habis menjelang waktu keberangkatannya.

Sejatinya, KA Ijen Ekspres, yang mengambil nama gunung di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso, diwacanakan beroperasi pada 2024.

Namun, akhirnya terealisasi pada 2025, bersamaan dengan pemberlakuan Gapeka baru pada Sabtu mendatang (1/2/2025).

Meskipun sudah diumumkan, namun penjualan tiket KA Ijen Ekspres masih belum dilakukan. Hingga berita ini ditulis, hanya tiket KA Tawangalun saja yang sudah mulai dijual di sistem tiket KAI.

Sehingga, masih belum diketahui berapa harga pasti tiket kereta api yang nantinya akan menemani perjalanan KA Tawangalun ini.

Kemungkinan besar, KA Ijen Ekspres menggunakan skema tarif non-subsidi atau komersial. Sehingga akan lebih tinggi tarifnya dibandingkan KA Tawangalun yang mendapatkan subsidi PSO dari pemerintah. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#malang #Daop 9 Jember #Ijen Ekspres #KAI #Kereta Api #banyuwangi