Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tak Kalah Indah dengan Bumi Parahyangan, Begini Cerita Dirut KAI Didiek Hartantyo Saat Mencoba Kereta Panoramic di KA Mutiara Timur Menuju Banyuwangi

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 3 Januari 2025 | 20:18 WIB
Dirut KAI Didiek Hartantyo bersama Pj Sekkab Banyuwangi Guntur Priambodo meninjau hasil penataan Stasiun Banyuwangi Kota, Jumat (3/1).
Dirut KAI Didiek Hartantyo bersama Pj Sekkab Banyuwangi Guntur Priambodo meninjau hasil penataan Stasiun Banyuwangi Kota, Jumat (3/1).

RadarBanyuwangi.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) merancang pengembangan dua stasiun di wilayah Banyuwangi untuk menjadi destinasi wisata dengan kereta api.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PT KAI Didiek Hartantyo saat meresmikan penataan Stasiun Banyuwangi Kota, Jumat (3/1).

“Kita juga memikirkan pengembangan Stasiun Banyuwangi dan Ketapang untuk jadi destinasi wisata dengan kereta api,” ujarnya.

Saat ini, PT KAI telah mengoperasikan kereta panoramic dengan rute Surabaya Pasar Turi-Ketapang PP yang dirangkaikan dengan KA Mutiara Timur.

“Animo masyarakat dengan hadirnya kereta panoramic ini sangat baik. Dan selama ini dari Surabaya ke Banyuwangi itu okupansinya juga 100 persen penuh,” ungkapnya.

Didiek menambahkan, banyak penumpang kereta api menghendaki adanya kereta panoramic ini pada KA Mutiara Timur.

“Harapannya nanti untuk seterusnya akan kami lengkapi KA arah Banyuwangi dengan KA panoramic, sehingga turis domestik dan internasional bisa menyaksikan keindahan alam di Banyuwangi,” harapnya.

Mantan Direktur Keuangan KAI ini juga menyampaikan pengalaman menyenangkan ketika mencoba kereta panoramic dari Jember menuju Banyuwangi.

“Pemandangannya luar biasa. Tak kalah dengan bumi parahyangan. Di sisi kiri sangat indah banyak perbukitan dan pegunungan yang tanamannya masih asli. Sehingga keindahan alam itulah yang akan kita nikmati bersama para turis,” katanya.

Kereta api di daerah Banyuwangi merupakan salah satu moda transportasi yang akan terus dikembangkan oleh PT KAI.

“Pada 2024, penumpang yang naik turun totalnya 842 ribu penumpang di Banyuwangi Kota dan Ketapang. Ini naik 7 persen dibanding 2023,” pungkasnya. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#parahyangan #bumi #mutiara timur #KAI #Didiek Hartantyo #Panoramic #Kereta Api #banyuwangi