RadarBanyuwangi.id - Stasiun Whoosh Karawang kini resmi beroperasi, memberikan aksesibilitas yang lebih luas bagi masyarakat pada masa liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Peresmian stasiun ini menjadi langkah strategis dalam optimalisasi layanan kereta cepat Whoosh, dengan harapan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian wilayah Karawang dan sekitarnya.
Masyarakat kini dapat memesan tiket perjalanan dari dan menuju Stasiun Karawang melalui berbagai saluran, baik online maupun offline.
Pemesanan online tersedia di aplikasi Whoosh, situs resmi KCIC, serta platform mitra seperti Access by KAI, Livin by Mandiri, Brimo, BNI Mobile, dan tiket.com.
Bagi yang lebih memilih membeli secara langsung, loket dan mesin penjual tiket otomatis (TVM) di stasiun juga siap melayani.
Tarif dinamis diberlakukan, dengan harga mulai Rp125.000 untuk rute Halim-Karawang di kelas Premium Economy, dan Rp175.000 untuk rute Karawang-Padalarang/Tegalluar Summarecon.
Peresmian stasiun ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Duta Besar Tiongkok Wang Lutong, Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, serta beberapa Wakil Menteri dan pejabat daerah.
Dalam sambutannya, Menko AHY menyampaikan harapannya agar Stasiun Whoosh Karawang mampu meningkatkan jumlah penumpang kereta cepat dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.
“Stasiun Karawang ini tidak hanya menjadi akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat Jakarta dan Bandung, tetapi juga membawa peluang besar untuk kesejahteraan masyarakat Karawang dan perkembangan ekonomi nasional,” ujar AHY.
Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
Hingga Desember 2024, layanan kereta cepat Whoosh telah melayani lebih dari 7 juta penumpang dengan rata-rata 20.000 pengguna per hari.
Dengan beroperasinya Stasiun Karawang, angka ini diperkirakan akan terus meningkat, terutama di masa liburan.
“Peresmian ini adalah wujud komitmen kami untuk menyediakan transportasi modern yang efisien, aman, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung mobilitas pekerja serta masyarakat umum di wilayah Karawang,” ungkap Dwiyana.
Pada tahap awal, Stasiun Karawang melayani 20 jadwal keberangkatan setiap hari, dengan rute Halim-Karawang ditempuh dalam waktu 15 menit dan rute Karawang-Padalarang hanya memakan waktu 20 menit.
Stasiun ini juga memiliki akses yang mudah dijangkau baik melalui jalan raya maupun tol, serta terkoneksi dengan layanan transportasi intermoda seperti taksi Grab dan Golden Bird.
Untuk wisatawan, shuttle gratis menuju The Grand Outlet dan Summarecon Villagio Outlet tersedia bagi pengguna yang menunjukkan tiket Whoosh.
KCIC menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pembangunan stasiun ini, termasuk Kementerian Infrastruktur, Kementerian Perhubungan, dan pemerintah daerah.
Pembukaan Stasiun Karawang menjadi simbol dedikasi KCIC dalam memperluas jangkauan transportasi modern dan memberikan solusi mobilitas yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi