RadarBanyuwangi.id – Stasiun Kebasen di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (23/12) mulai dioperasikan sebagai stasiun untuk naik dan turun penumpang.
Stasiun Kebasen telah menjalani uji coba sebelumnya dan sudah melayani penumpang yang turun. Namun, jumlah penumpang yang naik masih tergolong sedikit karena mayoritas sudah memesan tiket di stasiun lain, seperti Purwokerto dan Kroya, terutama untuk periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Saat ini, terdapat dua kereta api yang melayani keberangkatan dan kedatangan di Stasiun Kebasen, yaitu:
- KA Serayu (251): Relasi Purwokerto-Pasar Senen, berangkat pukul 06.45 WIB.
- KA Bengawan (246A): Relasi Pasar Senen-Purwosari, berangkat pukul 11.50 WIB.
- KA Serayu (252): Relasi Pasar Senen-Purwokerto, berangkat pukul 19.57 WIB.
- KA Bengawan (245): Relasi Purwosari-Pasar Senen, berangkat pukul 23.55 WIB.
Tiket perjalanan dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, atau mitra penjualan tiket lainnya.
Untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang, Stasiun Kebasen dilengkapi dengan fasilitas modern, seperti:
- Ruang tunggu ber-AC untuk kenyamanan menunggu.
- Charging station untuk kebutuhan pengisian daya perangkat elektronik.
- Ruang menyusui bagi ibu yang bepergian bersama anak-anak.
- Toilet bersih dan ramah lingkungan, serta mushola.
- Fasilitas aksesibilitas seperti kursi roda untuk penyandang disabilitas.
- Informasi jadwal digital untuk kemudahan akses jadwal perjalanan.
- Tempat sampah dengan sistem pemilahan, mendukung kesadaran lingkungan.
Stasiun Kebasen diharapkan menjadi titik strategis baru dalam jaringan transportasi kereta api Indonesia.
Selain mempermudah mobilitas masyarakat, stasiun ini juga diharapkan dapat membuka peluang baru dalam meningkatkan aktivitas ekonomi di Kebasen dan sekitarnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi