Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

23 Titik Potensi Kemacetan di Tujuh Kabupaten/Kota di Bali yang Perlu Diantisipasi Wisatawan Saat Libur Nataru  

Niklaas Andries • Minggu, 22 Desember 2024 | 05:56 WIB

PADAT: Kondisi Jalan Teuku Umar Denpasar yang rawan menjadi salah satu titik potensi kemacetan
PADAT: Kondisi Jalan Teuku Umar Denpasar yang rawan menjadi salah satu titik potensi kemacetan
Radarbanyuwangi.id – Bali masih menjadi primadona bagi pelancong domestik maupun mancanegara sejauh ini. Tidak mengherankan bila kemudian saat momen libur nataru banyak wisatawan yang menjatuhkan pilihannya ke pulau berjuluk seribu pura ini. 

Antusiasme ini tentu saja membawa dampak positif bagi industri pariwisata di Bali. Meningkatnya kunjungan wisata membawa berkah tersendiri bagi pelaku wisata. Hotel hingga tempat oleh-oleh pun tak sepi dari kunjungan.

Dimana diprediksi arus kendaraan dan orang yang masuk Bali pada libur panjang nataru tahun ini sebanyak 647.256 orang akan melintasi Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.

Angka ini naik sekitar 18 persen dari edisi 2023. Kenaikan untuk kendaraan kendaraan sebanyak 161.938 unit, naik sekitar 14 persen.

Terdiri dari roda dua 52.769 unit naik 17 persen, roda empat 54.941 unit naik 16 persen, bus 7.308 unit naik 9 persen dan truk 46.920 unit naik 10 persen.

Dan yang perlu diingat, pada momen nataru kali ini arus masuk Bali pada libur Nataru ini akan terjadi dalam dua gelombang  puncak arus masuk Bali.

Puncak arus masuk pertama, saat libur Natal terjadi pada 23 Desember. Diprediksi gelombang pertama ini akan ada sekitar 8.211 unit kendaraan masuk Bali.

Kemudian gelombang kedua yakni pada libur tahun baru mulai 28,29 dan 30 Desember. Puncak tertinggi pada 29 Desember diprediksi sebanyak 10.426 unit.

Kemudian arus balik setelah arus libur Nataru terjadi serentak pada 1 Januari.

Disisi lain, besarnya animo ini membawa dampak efek samping yang kurang mengenakkan. Salah satunya yang bisa dirasakan adalah kemacetan. Bila diurai ada 23 titik kemacetan yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Bali.

Titik ini tersebar diantaranya di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli, Gianyar, Klungkung, Kota Denpasar, Badung, dan Tabanan.

Secara umum kemacetan tersebut dipicu berbagai hal mulai parkir maupun kegiatan yang menggunakan jalan.

Berikut daftar lengkap 23 titik rawan macet di kabupaten dan kota di Bali.

Kabupaten Jembrana:

Pelabuhan ASDP Gilimanuk

Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk

Kabupaten Bangli

Penelokan, Kintamani
Pura Ulun Danu Batur, Kintamani

Kabupaten Gianyar

Baca Juga: Beri Rasa Aman Masyarakat Selama Libur Nataru, Puluhan Sopir di Terminal Sritanjung Banyuwangi Dites Kesehatan

Jalan Raya Batubulan-Tegal Tamu kilometer 1-2
Jalan Raya Udayana Blahbatuh (Pasar Blahbatuh) kilometer 12-13
Jalan Raya Gua Gajah (Tengkulak-Teges-Pengosekan) kilometer 3-7
Jalan Raya Ubud (Simpang Ambengan-Simpang Puri Ubud)

Kabupaten Klungkung

Jalan Raya Pesanan, Desa Selat kilometer 44
Gua Lawah

Kota Denpasar

Baca Juga: Persewangi Banyuwangi Resmi Tunjuk Alexander Saununu Sebagai Pelatih Baru

Jalan Gatot Subroto (Gatsu)
Jalan Pantai Kuta
Jalan Bypass Ngurah Rai
Jalur Denpasar -Tanah Lot
Civic Center, Renon

Kabupaten Badung

Jalan Raya Mengwi Pasar Beringkit
Jalan Raya Kapal
Jalur Jimbaran-Uluwatu

Kabupaten Tabanan

Jalan Raya Selemadeg
Jalan Raya Megati
Jalan Raya Samsam
Patung Jagung, Badugul
Pura Ulundanu Beratan, Bedugul. (*)

Editor : Niklaas Andries
#roda dua #orang #Libur Nataru #titik kemacetan #jembrana #tabanan #badung #bangli #pelancong #denpasar #bali #Mancanegara #kota #truk #kendaraan #kabupaten #Libur Panjang #gianyar #bus #domestik #klungkung