Radarbanyuwangi.id – Meski pemerintah telah menurunkan harga tiket pesawat menjelang libur nataru hingga 10 persen. Rupanya hal itu tidak menutup kekhawatiran sejumlah pihak terkait potensi munculnya overtourism di beberapa destinasi wisata seperti salah satunya Bali.
Penurunan tiket yang telah diambil oleh pemerintah dinilai masih terlalu mahal. Hal ini berpotensi membeludak kendaraan probadi menjelang nataru di Bali. Hal ini bisa saja terjadi karena masyarakat tidak memiliki pilihan lain.
Kekhawatiran itu disampaikan anggota DPR RI Nyoman Parta. Wisatawan nusantara cenderung akan menggunakan kendaraan pribadi imbas harga tiket pesawat mahal.
Seperti ketahui, ada usulan pembatasan kendaraan nomor polisi (nopol) luar Bali datang ke Bali untuk mengurangi kemacetan.
Sebab, pernah terjadi kemacetan horor di Tol Bali Mandara arah ke bandara. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta belum ada pembahasan dan kajian mengenai pembatasan kendaraan plat luar saat Nataru.
"Selama nataru tidak ada pembatasan kendaraan luar Bali ke Bali. Belum ada pembicaraan ke arah sana (pembatasan)," ujarnya, menekankan. (*)
Editor : Niklaas Andries