Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wisata Banyuwangi Berbenah Sambut Libur Nataru, Destinasi Mana Saja?

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 11 Desember 2024 | 19:00 WIB
Grand Watudodol (GWD) Banyuwangi diyakini menjadi jujukan wisatawan selama libur Nataru nanti. Dari bibir Pantai GWD, pengunjung bisa naik perahu menuju Pulau Tabuhan.
Grand Watudodol (GWD) Banyuwangi diyakini menjadi jujukan wisatawan selama libur Nataru nanti. Dari bibir Pantai GWD, pengunjung bisa naik perahu menuju Pulau Tabuhan.

RadarBanyuwangi.id - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 menjadi momen penting untuk menarik wisatawan.

Pemkab Banyuwangi menargetkan 400 ribu kunjungan wisatawan selama libur Nataru. Target itu lebih tinggi dari tahun lalu. Pada libur Nataru 2023, sebanyak 330 ribu wisatawan datang ke Banyuwangi.

”Kami optimistis target 400 ribu wisatawan bisa tercapai. Salah satu strategi kami adalah mempromosikan wisata-wisata baru yang sedang hits di Banyuwangi,” ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi Taufik Rohman.

Taufik menargetkan wisatawan bisa memenuhi destinasi-destinasi andalan yang sudah terkenal. Termasuk destinasi-destinasi baru sebagai jujukan alternatif para pelancong.

Destinasi wisata baru salah satunya Pulau Bedil di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Destinasi ini menjadi viral beberapa bulan terakhir berkat keeksotisannya yang disebut-sebut mirip dengan Raja Ampat.

Apabila target 400 ribu wisatawan tercapai, Taufik optimistis Banyuwangi akan mencatatkan 3,5 juta kunjungan wisatawan selama 2024.

Selama ini destinasi andalan seperti TWA Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Pantai Marina Boom, Bangsring Underwater, The Djawatan, dan Grand Watudodol masih menjadi  penyumbang kunjungan terbanyak.

”Kami optimistis target dapat tercapai, ditambah lagi ada beberapa infrastruktur penunjang. Seperti terhubungnya jalan tol Probolinggo–Besuki–Situbondo. Kita punya bandara dengan rute penerbangan Jakarta–Banyuwangi PP,” ujar Taufik.

Sebagai langkah awal, Pemkab Banyuwangi juga telah mengumpulkan para pelaku jasa wisata untuk bersiap menyambut lonjakan wisatawan saat libur panjang Nataru.

”Semua sudah kami kumpulkan. Mulai dari PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), tour and travel, pokdarwis, HPI, dan pelaku jasa wisata lainnya. Mereka kami beri arahan agar libur Nataru bisa berjalan aman dan nyaman,” terang Taufik.

Selain jumlah wisatawan, Pemkab Banyuwangi juga menargetkan pelaksanaan libur panjang Nataru berlangsung aman, nyaman, dan zero accident.

Apalagi, saat libur Nataru ada risiko bencana hidrometeorologi. Ditambah libur panjang Nataru akan berlangsung saat puncak musim penghujan.

”Dalam pertemuan itu, kami bersama pihak berwajib memberi arahan untuk persiapan Nataru karena diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang,” tegas Taufik. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#raja ampat #Libur Nataru #Pulau Bedil #wisata #pulau merah #Grand Watudodol #kawah ijen #banyuwangi #pulau tabuhan