Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Operasional Kereta Api Pulih Pasca Longsoran di Jalur Pogajih-Kesamben Blitar, Sempat Akibatkan Keterlambatan Hingga 385 Menit

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 1 Desember 2024 | 22:02 WIB
Petugas melakukan normalisasi jalur kereta api yang terdampak longsor di antara Stasiun Pogajih-Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (30/11).
Petugas melakukan normalisasi jalur kereta api yang terdampak longsor di antara Stasiun Pogajih-Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (30/11).

RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun mengumumkan jalur kereta api di petak Pogajih-Kesamben telah kembali beroperasi setelah sebelumnya terdampak banjir dan longsor pada Sabtu (30/11) malam.

Meski jalur sudah dapat dilalui, kecepatan kereta di lokasi tersebut masih dibatasi untuk menjamin keselamatan perjalanan.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo melalui keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa gangguan ini menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan signifikan.

Kereta Api Malioboro Ekspres (rute Malang–Purwokerto) mencatat keterlambatan hingga 340 menit, sementara Kereta Api Majapahit (rute Malang–Pasar Senen) tertahan selama 385 menit.

“Gangguan ini telah diatasi dengan perbaikan darurat sepanjang malam. Jalur kembali dapat dilalui sejak pukul 03.05 WIB, namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Kuswardojo, Minggu (1/12).

Sebagai langkah penanganan, PT KAI bekerja intensif di lokasi untuk memulihkan jalur. Upaya ini memastikan perjalanan dapat dilanjutkan secepat mungkin. 

Selain itu, PT KAI menyediakan layanan service recovery bagi pelanggan yang terdampak, termasuk pemberian makanan ringan, minuman, hingga makanan berat, tergantung durasi keterlambatan.

Bagi penumpang yang memutuskan membatalkan perjalanan akibat insiden ini, KAI memberikan pengembalian penuh 100 persen dari harga tiket tanpa potongan.

PT KAI juga mengimbau para pelanggan untuk memantau informasi terkini melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, atau dengan menghubungi Contact Center 121. 

Langkah ini untuk memastikan penumpang mendapatkan pembaruan real-time terkait jadwal dan kondisi perjalanan

Kuswardojo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran pelanggan selama penanganan gangguan ini. PT KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan berharap operasional segera kembali normal,” tuturnya. 

Sementara itu, KAI melalui akun X resminya @KAI121 juga menyampaikan pembaharuan informasi adanya tiga perjalanan kereta api yang terdampak insiden longsor ini.

Kereta Api Kertanegara (133) dan Majapahit (216) mengalami keterlambatan lebih dari 60 menit. Sedangkan Kereta Api Matarmaja (233) mengalami keterlambatan lebih dari 20 menit. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Daop 7 Madiun #blitar #banjir #Kesamben #Pogajih #KAI #Kereta Api #longsor