RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi massal melalui perpanjangan jam operasional LRT Jabodebek di akhir pekan.
Langkah ini resmi berlaku mulai Sabtu (23/11), dengan menambah 10 perjalanan tambahan setiap Sabtu dan Minggu.
Perubahan ini membuat total perjalanan LRT Jabodebek pada akhir pekan meningkat dari 260 menjadi 270 perjalanan.
Penyesuaian ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada masyarakat yang menggunakan LRT sebagai moda transportasi harian, khususnya pada malam hari.
Dengan adanya perpanjangan jam operasional, jadwal keberangkatan terakhir di beberapa relasi mengalami perubahan, yaitu:
- Relasi Dukuh Atas BNI-Harjamukti: dari pukul 22.01 menjadi 22.39 WIB
- Relasi Dukuh Atas BNI-Jatimulya: dari pukul 21.53 menjadi 22.31 WIB
- Relasi Harjamukti-Dukuh Atas BNI: dari pukul 21.08 menjadi 21.46 WIB
- Relasi Jatimulya-Dukuh Atas BNI: dari pukul 20.57 menjadi 22.13 WIB
Perubahan ini memberikan waktu tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi hingga malam hari.
Penyesuaian jadwal ini didorong oleh peningkatan jumlah pengguna LRT Jabodebek pada akhir pekan dalam beberapa bulan terakhir.
Data menunjukkan rata-rata jumlah penumpang harian akhir pekan terus naik, dari 34.982 pada Agustus menjadi 35.279 pada September, hingga mencapai 41.784 pada Oktober.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa penambahan perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Penambahan ini adalah upaya nyata kami untuk memberikan layanan transportasi yang lebih optimal hingga malam hari. Dengan penyesuaian jadwal ini, kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan fleksibel,” jelas Mahendro.
KAI berharap kebijakan ini dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna LRT Jabodebek, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal kegiatan padat di akhir pekan.
Dengan jam operasional yang lebih panjang, masyarakat memiliki alternatif transportasi massal yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendukung mobilitas mereka.
Selain itu, langkah ini juga memperkuat peran LRT Jabodebek sebagai bagian dari solusi transportasi massal modern di wilayah Jabodebek, sejalan dengan visi KAI untuk mendukung konektivitas perkotaan yang lebih baik. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi