RadarBanyuwangi.id - Sebagai bagian dari upayanya untuk memberikan pelayanan terbaik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berinovasi dalam membantu pelanggan, salah satunya melalui layanan Lost and Found.
Layanan ini dirancang untuk membantu penumpang yang kehilangan barang di kereta api atau stasiun agar dapat menemukan kembali barang mereka dengan cepat dan aman.
Penumpang dapat melaporkan kehilangan melalui petugas langsung atau melalui Contact Center KAI 121, sehingga proses pengembalian barang dapat segera dilakukan.
Dari Januari hingga Oktober 2024, KAI berhasil mengamankan sebanyak 7.237 barang temuan dengan nilai total sekitar Rp11,4 miliar.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana hanya 5.434 barang dengan nilai Rp6,6 miliar yang berhasil diamankan.
“Dari total barang yang ditemukan, sebanyak 3.151 di antaranya merupakan barang berharga seperti peralatan elektronik, perhiasan, dokumen penting, hingga uang tunai. Sebagian besar barang ini sudah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, meski ada beberapa yang masih disimpan karena belum diambil,” ungkap Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.
Anne menjelaskan bahwa petugas KAI secara aktif mengingatkan penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan mereka.
Namun, jika terjadi kehilangan, KAI berusaha membantu semaksimal mungkin untuk menemukan dan mengembalikan barang tersebut.
“Kami memahami bahwa menjaga barang bawaan adalah tanggung jawab penumpang. Namun, sebagai bentuk layanan unggulan, kami memberikan bantuan agar barang yang tertinggal di kereta atau stasiun dapat kembali kepada pemiliknya,” imbuh Anne.
Cerita sukses layanan ini banyak dibagikan oleh pelanggan melalui media sosial. Salah satunya adalah pengalaman akun Instagram @ithasashita, yang menceritakan bahwa adiknya kehilangan oleh-oleh saat bepergian ke Purwokerto.
Setelah melapor, barang tersebut berhasil ditemukan dan dikembalikan menggunakan kereta yang menuju tujuan yang sama.
Pengalaman serupa dibagikan oleh akun @g_haiqal19, yang pernah kehilangan kunci motor di Stasiun Cirebon serta tas di kereta Kaligung.
Berkat koordinasi cepat antara petugas, barang-barang tersebut berhasil ditemukan dan dikembalikan dengan aman.
“Fasilitas ini sangat membantu. Saya pernah kehilangan kunci motor di Stasiun Cirebon, dan untungnya petugas berhasil menemukannya. Begitu juga dengan tas saya yang ketinggalan di kereta Kaligung, dapat kembali berkat layanan ini. Terima kasih KAI,” ujar akun tersebut.
Layanan Lost and Found menjadi salah satu bukti nyata komitmen KAI dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Dengan adanya fasilitas ini, KAI tidak hanya menjamin keamanan selama perjalanan tetapi juga memberikan kenyamanan ekstra bagi para pelanggan.
“Kami terus berusaha menciptakan ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan responsif bagi masyarakat. Melalui inovasi layanan seperti ini, kami berharap semakin banyak orang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama mereka,” pungkas Anne. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi