Radarbanyuwangi.id – Sudah hampir sebulan, jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang ditutup. Penutupan sementara ini mulai berlaku efektif sejak 1 November 2024 lalu.
Nyatanya sejak ditutup sementara, hingga kini belum ada tanda-tanda jalur tersebut akan dibuka kembali oleh UPT Tahura R. Soerjo.
UPT Tahura R Soerjo selaku pengelola di lapangan masih memberlakukan penutupan di jalur pendakian dua gunung tersebut.
Ada alasan lain dibalik belum dibukanya kembali jalur pendakian tersebut. Salah satunya terkait potensi terjadinya cuaca ekstrem.
Hal ini menjadi alasan penutupan ini. Penutupan ini berlaku di semua pos izin pendakian, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Masing-masing di Tretes, Prigen dan Tambakwatu, Purwodadi.
“Penutupan sementara jalur pendakiannya masih berlangsung, sampai dengan batas waktu belum ditentukan mulai 1 November lalu,” tutur Kepala UPT. Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi .
Awal mula, penutupan sementara jalur pendakian, faktor pertimbangannya adalah adanya pemulihan ekosistem.
Untuk saat ini ada pertimbangan lain, yakni cuaca ekstrem kerapkali terjadi. Terutama di puncak gunung.
“Ini kami lakukan demi kebaikan bersama, terutama keselamatan para pendaki. Jadi penutupan sementara masih diberlakukan,” ungkapnya. (*)
Editor : Niklaas Andries