RadarBanyuwangi.id - Bertepatan dengan ulang tahun ke-8, Kereta Api (KA) Ranggajati mendapat pembaharuan sarana pada kelas bisnisnya.
Kereta kelas bisnis digantikan kelas ekonomi new generation modifikasi Balai Yasa Manggarai yang memiliki fasilitas lebih baik dibandingkan pendahulunya.
Adapun fasilitas unggulan kereta modifikasi baru ini adalah kursi jenis captain seat yang bisa diatur kemiringannya serta disamakan dengan arah jalan KA.
Sehingga, para keluhan pelanggan yang mengaku pusing karena mendapat tempat duduk tidak searah jalan dapat teratasi dengan baik berkat inovasi ini.
Sebelum mendapatkan sarana baru, KA Ranggajati rupanya juga cukup ramai peminat, dengan tingginya okupansi penumpang.
Menurut data yang dihimpun PT Kereta Api Indonesia (KAI), selama Januari hingga September, KA Ranggajati berada di posisi keempat dengan okupansi 165 persen.
Posisi ini berada di bawah KA Wijayakusuma dengan okupansi 193 persen, KA Malabar 174 persen, dan KA Joglosemarkerto 173 persen.
KA dengan rute Jember-Cirebon pp ini unggul dari KA Jayabaya yang memiliki okupansi 163 persen.
Vice President (VP) Public Relations KAI, Anne Purba menjelaskan, okupansi merupakan tingkat pengisian penumpang selama perjalanan.
Jumlah okupansi menembus 100 persen disebabkan adanya penumpang dinamis yang naik atau turun di antara stasiun awal dan akhir. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi