RadarBanyuwangi.id - Kereta Api (KA) Ranggajati relasi Jember-Cirebon mengalami pembaruan dengan mengganti kereta kelas bisnisnya menjadi kereta ekonomi generasi baru (new generation) mulai 2 November 2024.
Penggantian ini dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 9 Jember untuk meningkatkan kapasitas penumpang dan kualitas layanan.
Sebelumnya, KA Ranggajati memiliki 506 kursi dengan 5 kereta eksekutif, 4 kereta bisnis, 1 kereta makan, dan 1 kereta pembangkit.
Dengan perubahan ini, kapasitasnya bertambah menjadi 538 kursi.
Kereta ekonomi baru ini dilengkapi berbagai fitur modern seperti tipe tempat duduk captain seat dengan konfigurasi 2-2, sandaran yang bisa disesuaikan, serta kursi yang dapat diputar mengikuti arah perjalanan.
Interior kereta juga ditingkatkan, menghadirkan bagasi dan nuansa yang lebih cerah serta Public Information Display System (PIDS) untuk menunjukkan waktu dan suhu.
Upgrade ini menjadikan suasana kabin kereta mirip dengan kelas eksekutif.
Selain memberikan kenyamanan, perubahan ini juga berdampak pada harga tiket.
Sebelumnya, tiket kelas bisnis dijual seharga Rp380.000-Rp400.000.
Dengan penggunaan kereta ekonomi generasi baru, tiket Jember-Cirebon kini dibanderol Rp450.000.
Selain di KA Ranggajati, kereta ekonomi baru ini juga telah digunakan pada rangkaian KA Blambangan Ekspres rute Ketapang (Banyuwangi)-Pasarsenen (Jakarta) PP.
Pemesanan tiket KA Ranggajati dapat dilakukan 45 hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs web resmi kai.id, dan mitra resmi KAI.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa perubahan ini adalah bagian dari komitmen KAI untuk terus berinovasi demi meningkatkan kepuasan pelanggan.
Kehadiran kereta ekonomi baru diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi