RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung pengembangan transportasi di Indonesia timur dengan mengoperasikan Kereta Api (KA) Perintis Sulawesi Selatan, kereta api pertama yang hadir di Pulau Sulawesi.
Sejak peluncurannya pada Oktober 2022, KA Perintis ini telah mengangkut lebih dari 431.000 penumpang hingga September 2024, yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi ini.
Pada periode Januari hingga September 2024 saja, KA Perintis Sulawesi Selatan telah menarik 203.595 penumpang, mengalami kenaikan sebesar 38,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
KA Perintis Sulawesi Selatan beroperasi dengan dua sarana Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) yang melayani 11 stasiun di antaranya Mandai, Maros, Ramang-ramang, hingga Garongkong, dengan enam perjalanan setiap harinya.
Rencananya, jalur KA ini akan diperpanjang hingga Pare-pare, mencapai jarak sekitar 142 km dari Makassar, yang bertujuan memperluas jaringan transportasi di wilayah Sulawesi Selatan.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa kehadiran KA Perintis di Sulawesi Selatan merupakan langkah awal untuk memperkuat jaringan transportasi massal yang lebih merata di wilayah Indonesia.
KAI juga telah menempatkan tim operasional yang andal, seperti tenaga operasi, masinis, dan kondektur, guna memastikan pelayanan berjalan optimal.
Selain sebagai sarana transportasi, KA Perintis Sulawesi Selatan diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru dan mendorong sektor pariwisata di kawasan tersebut.
"Kami berharap KA Perintis ini bukan hanya menjadi moda transportasi, tetapi juga penggerak utama bagi pembangunan dan modernisasi di wilayah Indonesia timur," ujar Anne. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi