Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Stasiun Pasar Senen Siap Hadapi Lonjakan Penumpang, KAI Siapkan Fasilitas Modern

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:15 WIB
KAI merevitalisasi Stasiun Pasar Senen untuk mengakomodasi peningkatan penumpang dengan sejumlah fasilitas terbaru.
KAI merevitalisasi Stasiun Pasar Senen untuk mengakomodasi peningkatan penumpang dengan sejumlah fasilitas terbaru.

RadarBanyuwangi.id - Stasiun Pasar Senen mengalami peningkatan tajam dalam jumlah penumpang kereta api jarak jauh dan Commuterline dari tahun ke tahun. 

Peningkatan ini mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melakukan serangkaian revitalisasi guna memenuhi kebutuhan pengguna yang terus bertambah. 

Berdasarkan data terbaru, pada tahun 2021 Stasiun Pasar Senen melayani 1.218.734 penumpang kereta jarak jauh, yang kemudian melonjak 155,8 persen menjadi 3.117.565 penumpang di tahun 2022. 

Pada tahun 2023, jumlah ini meningkat lagi sebesar 30,73 persen dengan total 4.075.619 penumpang.

Hingga September 2024, volume penumpang di Stasiun Pasar Senen telah mencapai 3.076.540 penumpang, menunjukkan tren yang terus naik. 

Bukan hanya kereta jarak jauh, Commuterline juga mengalami peningkatan yang signifikan. 

Pada 2022, pengguna Commuterline yang naik-turun di Pasar Senen mencapai 2.454.306 orang, dan angkanya naik 38,16 persen pada 2023 menjadi 3.391.023 pengguna. 

Dari Januari hingga September 2024, Commuterline telah melayani 3.048.234 pengguna di stasiun ini.

Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, peningkatan volume penumpang ini mendorong KAI untuk melakukan pengembangan berkelanjutan di Stasiun Pasar Senen. 

Tujuannya adalah memastikan bahwa stasiun mampu mengantisipasi lonjakan penumpang di masa mendatang. 

Salah satu inovasi terbaru yang sudah diterapkan adalah fasilitas face recognition yang mulai dioperasikan pada 14 September 2024. 

Hingga 10 Oktober 2024, teknologi ini telah digunakan oleh 20.913 penumpang kereta api jarak jauh.

Anne menjelaskan bahwa selain teknologi face recognition, Stasiun Pasar Senen kini jauh lebih nyaman dengan adanya penambahan ruang tunggu ber-AC, eskalator menuju peron 3 dan 4, serta berbagai fasilitas modern lainnya. 

Lebih dari itu, KAI merencanakan pengembangan besar untuk stasiun ini, termasuk penambahan bangunan baru di sebelah stasiun yang ada saat ini. 

Dalam rencana ini, zona keberangkatan dan kedatangan akan dipisahkan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan.

Pengembangan Stasiun Pasar Senen yang diperkirakan memakan waktu dua tahun hingga akhir 2026, juga mencakup pembangunan hall dan jalur crossing penumpang baru. 

Selain itu, KAI juga akan melakukan beautifikasi stasiun cagar budaya ini serta penataan landscape, pedestrian, dan area parkir. 

Luas stasiun akan bertambah dari 15.900 meter persegi menjadi 20.000 meter persegi, sehingga mampu menampung hingga 44.747 penumpang kereta jarak jauh dan 11.144 penumpang Commuterline per hari.

KAI berkomitmen untuk menghadirkan solusi transportasi publik yang ramah lingkungan melalui revitalisasi ini. 

Dengan pengembangan yang dilakukan, diharapkan Stasiun Pasar Senen mampu mendukung mobilitas masyarakat yang lebih efisien dan berkelanjutan, sejalan dengan visi KAI menciptakan ekosistem perkeretaapian modern dan terintegrasi. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#pasar senen #stasiun #KAI