RadarBanyuwangi.id-Sunan Ampel juga dikenal sebagai Raden Rahmat atau memiliki nama Ali Rahmatullah.
Makamnya terletak di Kampung Ampel Surabaya, tepatnya beralamat di Jalan Petukangan I Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.
Sunan Ampel adalah anggota dewan Wali Sembilan tertua yang memiliki peranan sangat besar dalam pengembangan dakwah Islam di Pulau Jawa dan daerah lain di Nusantara.
Di laman Bappedalitbang.surabaya.go.id dikisahkan bahwa Sunan Ampel lahir di Kerajaan Champa, Vietnam, pada tahun 1401 dari pasangan Syekh Ibrahim As-Samarqandy dan Dewi Candrawulan.
Pada tahun 1443 Masehi, Ali Rahmatullah berkunjung ke Pulau Jawa untuk menemui bibinya, Dyah Dwarawati, seorang putri Kerajaan Champa yang dinikahi keponakan Raja Majapahit, Bhre Kertabumi.
Beliau adalah seorang wali, yang menyebarkan ajaran Islam di Tanah Jawa pada zaman Majapahit.
Sunan Ampel meninggal di Demak pada tahun 1481, kemudian dimakamkan di kompleks Masjid Ampel Surabaya.
Setiap hari ribuan peziarah mengunjungi Makam Sunan Ampel, yang tidak hanya dari warga lokal Surabaya dan Jawa Timur, tetapi peziarah juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Bahkan banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung untuk melihat bentuk bangunan Masjid Sunan Ampel yang dibangun pada tahun 1421, kemudian mereka juga melakukan ziarah ke Makam Sunan Ampel.
Para wisatawan mancanegara itu berasal dari China, Prancis, Belanda, Italia, Malaysia, Saudi Arabia, Jepang, Brunei Darussalam, Filipina, Jerman, Yunani, Selandia Baru, dan Korea Selatan.
Apalagi pada liburan sekolah, pondok pesantren, dan long weekend, tingkat kunjungan peziarah naik drastis.
Contohnya pada hari Sabtu dan Minggu, banyak peziarah dari berbagai daerah di Pulau Jawa berdatangan, khususnya Jawa Timur.
Murni Harta, peziarah asal Banyuwangi mengaku sudah beberapa kali mengantar rombongan berziarah ke makam Wali Sembilan.
Pada awal Agustus 2024, Murni kembali membawa rombongan keluarga besar Gedung Juang 45 berziarah ke Makam Sunan Ampel di Surabaya.
Dalam kegiatan Wisata Kebangsaan itu, pengurus Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK) 45 Kabupaten Banyuwangi berziarah ke Makam Sunan Ampel, selain mengunjungi monumen-monumen pahlawan di Surabaya.
"Pada Sabtu, 3 Agustus 2024 lalu, kami berziarah ke Makam Sunan Ampel dan ternyata banyak rombongan dari berbagai daerah yang juga berziarah pada akhir pekan, bahkan banyak yang berasal dari Banyuwangi," kata Murni, yang merupakan pengurus DHC BPK 45 Kabupaten Banyuwangi. (irw)
Editor : Ali Sodiqin